Sejumlah Alasan yang Bikin Harga Ethereum Semakin Gacor

Portalkripto.com– Ethereum (ETH) mencetak harga tertingginya kembali hari ini, Senin, 3 Mei 2021. Harga koin kedua terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini meningkat 33,12% dalam 7 hari terakhir, naik ke harga US$3320 (01.43 WIB, 4 Mei 2021). 

Peningkatan harga Ether saat ini bukan hal yang terlalu mengejutkan. Pasalnya, Ethereum sejak bulan April 2021 telah membuat sejumalh perubahan fundamental dalam sistem blockchainnya. 

Selain itu, peningkatan ETH ini dampak dari penurunan dominasi Bitcoin selama sepekan ke belakang. Bitcoin dominan saat ini hanya sekitar 47,66%. Momen ini pun menandakan bahwa altcoin season sedang dimulai.

LIHAT JUGA: Saatnya Altcoin Season! Begini Performa Harga ETH, BNB, XRP, hingga DOGE

Pada altseason kali ini, ETH mengalami permintaan yang cukup banyak. Hal tersebut tampak dari volume ETH yang melonjak 16,36% menjadi $33,330,747,985.

Selain itu, sejumlah proyek decentralization financial (DeFi) yang dibangun di atas blockchain Ethereum pun meningkat. Total kapitalisasi pasar untuk DeFi, baru-baru ini mencapai di atas US$ 100 miliar. 

Beberapa proyek DeFi paling populer pun sedang dibangun di atas blockchain Ethereum. Ada lebih dari US$ 68 miliar nilai terkunci di DeFi, per data dari DeFi Pulse.

Data CoinMetrics pun menunjukkan jumlah alamat aktif baru-baru ini melonjak ke level tertinggi baru sepanjang masa di 771.000, melampaui rekor sebelumnya sebesar 739.000 yang ditetapkan pada November.

Sedangkan, berdasarkan data dari Glassnode, jumlah transaksi harian di blockchain Ethereum telah meningkat 22% menjadi 1,376 juta tahun ini.

Ethereum saat ini memang tengah membenahi dan mengupgrade blockchainnya. peningkatan kapasitas blockchain Ethereum pun sangat berpengaruh pada tren harga selanjutnya. Di mana Ethereum saat ini tengah berbenah untuk menyambut ETH 2.0.

LIHAT JUGA: Siap-siap 4 Hari Menuju Hajatan Besar Ethereum, ATH Baru Kah? 

Pembenahan ini akan mengalihkan blockchain Ethereum ke konsensus bukti kepemilikan (PoS) dari mekanisme konsensus bukti kerja (PoW) saat ini.

Pendiri Ethereum Vitalik Buterin baru-baru ini memberikan presentasi tentang peta jalan pengembangan Ethereum setelah penggabungannya ke PoS termasuk proyek sharding fitur yang telah lama ditunggu oleh komunitas Ethereum.

Sharding akan memperluas kapasitas Ethereum untuk memproses transaksi dengan membagi database-nya menjadi 64 blockchain mini baru, sehingga mengatasi masalah kemacetan yang saat ini mengganggu blockchain.