Whale Bitcoin Lama Jual $271 Juta, Tapi Pasar Justru Kuat Menyerap

Share :

Ringkasan berita
10 April 2026

Whale OG Jual $271 Juta BTC — Pasar Justru Makin Kuat

1
Whale lama ambil untung $271 juta
Investor BTC yang pegang aset 7+ tahun menjual $271 juta pekan lalu — lonjakan aktivitas terbesar sejak Januari 2025.
2
Pemegang jangka panjang tetap akumulasi
Posisi bersih 30 hari long-term holder positif di 88.000 BTC, berbalik dari -152.000 BTC pada Februari — tekanan jual mereda signifikan.
3
Saldo akumulator capai 4,5 juta BTC
Total kepemilikan kelompok akumulator naik dari 4,3 juta ke 4,5 juta BTC dalam beberapa hari — sinyal koin berpindah ke tangan lebih kuat.
4
Sinyal kapitulasi hampir selesai
Sharpe Ratio turun ke -40 dan delta tekanan jual mendekati netral — analis sebut kondisi ini lebih dekat ke awal peluang daripada akhirnya.




Baca Selengkapnya!

 

Data onchain menunjukkan bahwa investor Bitcoin yang telah memegang aset mereka selama lebih dari tujuh tahun mulai mengambil keuntungan pekan lalu, dengan total penjualan mencapai $271 juta dalam BTC.

Gelombang penjualan dari “whale OG” serupa pernah terjadi pada Januari lalu, saat kondisi pasar jauh lebih rapuh karena minimnya permintaan dari pembeli — dan berujung pada koreksi tajam harga BTC.

Namun data onchain terkini justru mencerminkan pasar yang jauh lebih solid, di mana kemampuan pasar menyerap suplai BTC yang dijual, ditambah tekanan jual yang mulai berkurang, berpotensi membuat Bitcoin bertahan di kisaran $70.000–$72.000.

Saat laporan ini ditulis, Jumat 10 April 2026, harga Bitcoin masih bertengger di atas $70.000. Bahkan dalam 24 jam terakhir, BTC sempat menyentuh harga $73 ribu sebelum harga melemah kel level $71,9 saat pasar dibuka.

BTC/USDT 1 day via CMC

Suplai Whale OG Diserap Pasar dengan Kuat

Data dari Capriole Investments mengungkapkan bahwa nilai BTC yang dibelanjakan oleh whale OG mencapai sekitar $271 juta pada hari Minggu. Angka ini merupakan lonjakan aktivitas terbesar dari kelompok ini sejak 10 Januari, ketika arus keluar sebesar $280 juta mendahului koreksi harga sebesar 13% — dari $90.000 turun ke $78.700 — dalam kurun dua minggu.

BTC OG whale spent value. Sumber: Capriole Investments

Meski pergerakan whale semacam ini kerap memicu kekhawatiran di kalangan investor, secara historis aktivitas ini lebih mencerminkan aksi ambil untung yang terukur, bukan kepanikan jual massal.

BACA JUGA: Bitcoin Surpasses $72,000 Following US-Iran Ceasefire Agreement

Glassnode menunjukkan kapasitas penyerapan yang lebih kuat dari pemegang lain. Data mencatat bahwa perubahan posisi bersih 30 hari untuk pemegang jangka panjang tetap positif di angka 88.000 BTC per 9 April. Angka ini merupakan pembalikan dari arus negatif yang sangat dalam sebesar -152.000 BTC yang tercatat pada Februari lalu, sehingga tekanan suplai berlebih yang sebelumnya menghantui pasar kini mulai mereda.

Sumber: Glassnode

Kelompok akumulator juga terus menambah kepemilikan mereka. Total saldo kelompok ini melampaui 4,3 juta BTC pada Selasa, dan naik lebih lanjut ke 4,5 juta BTC pada Kamis. Hal ini mengindikasikan perpindahan koin secara berkelanjutan ke tangan-tangan yang lebih kuat, sehingga dampak penjualan dari dompet-dompet lama semakin teredam.

Analis: “Siklus Tekanan” Bitcoin Belum Berbalik

Analis CryptoQuant, MorenoDV, menyoroti dua indikator utama yang membentuk posisi BTC saat ini.

Pertama, Sharpe Ratio jangka pendek telah turun ke level -40 — angka yang secara historis dikaitkan dengan fase akumulasi besar-besaran, seperti yang terjadi pada tahun 2015, 2019, 2020, dan 2023.

Sumber: CryptoQuant

Kedua, indikator delta tekanan beli-jual (30) menandakan bahwa fase kapitulasi telah selesai, ditandai dengan tekanan jual intens di bawah -0,05. Metrik ini kini bergerak menuju zona netral, mengisyaratkan bahwa tekanan jual paksa sudah mereda sementara permintaan perlahan mulai pulih kembali.

Berdasarkan siklus-siklus sebelumnya, asimetri tertinggi biasanya muncul begitu delta kembali masuk ke zona tekanan beli yang jelas. Pembacaan saat ini berada di antara titik kelelahan dan pemulihan permintaan yang terkonfirmasi.

MorenoDV mencatat bahwa kondisi makro dan arus likuiditas masih terus membentuk kecepatan transisi ini.  “Bagi investor dengan kerangka berpikir berbasis siklus, data menunjukkan bahwa kita lebih dekat ke awal sebuah peluang daripada ke akhirnya.”