Token COTI mencatat lonjakan harga tajam sebesar 82,9% ke level $0,0135 dalam 24 jam terakhir, jauh mengungguli kinerja pasar Bitcoin yang justru sedang melemah.
Kenaikan ini dipicu utamanya oleh peluncuran fitur stablecoin privat di platform Privacy Portal milik mereka. Sementara itu, dalam 24 jam terakhir aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar Bitcoin turun sekitar 4%.
Pemicu Utama: Peluncuran Stablecoin Privat di COTI Privacy Portal
Menurut rilis resmi COTI, langkah ini menjawab persoalan mendasar yang selama ini menghambat adopsi stablecoin di kalangan bisnis: transparansi penuh di blockchain publik. Pasar stablecoin sendiri kini bernilai lebih dari $313 miliar dan sempat memindahkan dana rekor sebesar $33 triliun sepanjang 2025 — melampaui gabungan Visa dan Mastercard.
Namun di balik angka besar itu, setiap saldo, setiap transfer, dan setiap gaji yang dibayarkan lewat stablecoin di blockchain publik bisa dilihat siapa saja.
COTI menyebut inilah yang selama ini menahan penggunaan stablecoin untuk tiga kebutuhan bisnis utama: pembayaran gaji (payroll), pengelolaan treasury korporat, dan settlement transaksi B2B — karena tidak ada perusahaan yang mau data gaji atau nilai kontrak dengan supplier terpampang terbuka di ledger publik.
Solusinya, stablecoin privat di COTI tetap berfungsi persis seperti stablecoin biasa — bisa disimpan, dikirim, diterima — bedanya saldo dan nominal transaksi dienkripsi di on-chain dan hanya bisa dilihat pemiliknya sendiri.
Teknologi di baliknya disebut Private ERC20, dengan mesin komputasi bernama Garbled Circuits — teknik multi-party computation (MPC) yang diklaim mampu berjalan hingga 3.000 kali lebih cepat dan 250 kali lebih ringan dibanding solusi privasi lain, bahkan cukup ringan untuk dijalankan di ponsel.
BACA JUGA: Apa itu Agentic Finance yang Disebut CEO Coinbase?
Yang membuat fitur ini terasa lebih matang dari sekadar wacana: mainnet Garbled Circuits COTI telah memproses lebih dari 125 juta transaksi on-chain sejak diluncurkan Maret 2025. Privacy Portal saat ini sudah mendukung tujuh token, termasuk USDT dan USDC — dua stablecoin dengan adopsi terbesar di pasar — di samping COTI, wETH, wBTC, wADA, dan gCOTI.
Prosesnya pun didesain sederhana: pengguna tinggal memilih stablecoin publik di Privacy Portal, mengonversinya jadi privat dengan satu klik, lalu saldo privatnya langsung muncul di dompet MetaMask yang sudah mereka pakai sehari-hari lewat COTI MetaMask Snap.
COTI juga mengumumkan rencana jangka panjang bernama Privacy-on-Demand — alih-alih memaksa seluruh pasar bermigrasi ke jaringan COTI, teknologi privasi mereka justru akan dibawa langsung ke Ethereum dan jaringan L1/L2 utama lainnya, sehingga aplikasi maupun stablecoin yang sudah berjalan di chain tersebut bisa memakai lapisan privasi COTI tanpa perlu bridging atau memindahkan likuiditas sama sekali.
Fitur ini sudah mulai diujicobakan di testnet Ethereum dan direncanakan meluas ke berbagai chain sepanjang 2026.
Pergerakan harga COTI pasca-pengumuman ini merupakan contoh klasik reaksi “buy the news” — investor merespons langsung terhadap peningkatan utilitas nyata pada produk, menarik modal yang memang mengincar narasi privasi di ranah kripto.
Breakout Teknikal Dikonfirmasi Lonjakan Volume Ekstrem
Pergerakan harga COTI menunjukkan breakout yang jelas dari rentang $0,0074–$0,008 sebelumnya, didorong oleh lonjakan volume perdagangan yang melesat 4.454% menjadi $95 juta.

Sentimen media sosial pun ikut bullish dengan skor bersih 5,04, dipenuhi unggahan yang menyoroti performa COTI yang mengungguli pasar secara keseluruhan.
Volume yang ekstrem ini mengonfirmasi keyakinan kuat dari sisi pembeli, sementara perbincangan di media sosial turut menyulut momentum jangka pendek. Sinyal yang perlu diwaspadai: penurunan volume perdagangan, yang bisa jadi pertanda momentum kenaikan sudah mencapai puncaknya.
Outlook Jangka Pendek: Overbought, Rawan Konsolidasi
Setelah kenaikan harga yang hampir dua kali lipat, COTI kini berada dalam kondisi jenuh beli (overbought) yang cukup dalam. Pemicu utama ke depan adalah apakah volume beli mampu bertahan di atas $30 juta per hari.
Beberapa level kunci yang perlu diperhatikan:
- Jika COTI bertahan di atas $0,012, target berikutnya adalah menguji ulang level $0,015.
- Jika harga turun di bawah $0,012, berisiko memicu koreksi menuju area $0,010.
- Level tertinggi harian $0,0145 berpotensi menjadi resistance — penolakan di level ini bisa mengundang koreksi jangka pendek.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, outlook untuk COTI digambarkan sebagai “bullish namun sudah terlalu jauh terulur” (bullish but extended). Reli yang dipicu peluncuran produk ini berhasil me-reset ulang proses price discovery token, namun pergerakan vertikal seperti ini biasanya membutuhkan masa “pencernaan” (konsolidasi) sebelum melanjutkan tren.
Hal utama yang perlu dipantau: apakah COTI mampu bertahan di atas level support $0,012 pada timeframe yang lebih rendah, untuk mengonfirmasi terbentuknya level valuasi dasar yang baru — sembari pasar menilai apakah adopsi nyata terhadap Privacy Portal ini akan berkelanjutan, atau sekadar euforia jangka pendek pasca-peluncuran.


