AS Putus Akses MEXC ke Sistem Keuangan, Dituduh Fasilitasi Transaksi Ilegal $16 Miliar

AS Putuskan Akses MEXC ke Sistem Keuangan, Dituduh Fasilitasi Transaksi Ilegal US$16 Miliar
Share :

Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Jumat (6/11/2026) mengeluarkan perintah yang memutus bursa kripto MEXC Global dari sistem keuangan AS. Bursa yang berbasis global itu dituduh memfasilitasi sedikitnya US$16 miliar transaksi yang terkait dengan penghindaran sanksi, kejahatan siber, dan aktivitas ilegal lainnya.

Perintah tersebut dikeluarkan oleh Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN), biro di bawah Departemen Keuangan AS yang mengawasi kejahatan keuangan, pada 6 November 2026. Begitu perintah ini berlaku, lembaga keuangan AS dilarang memproses transfer uang yang melibatkan MEXC.

Langkah ini menjadi salah satu tindakan penegakan hukum paling keras yang pernah diambil Washington terhadap sebuah bursa kripto besar. Namun, ada satu hal penting yang perlu diluruskan: ini bukan sanksi OFAC, dan aset pengguna MEXC tidak dibekukan.

BACA JUGA: Rusia Resmikan Perdagangan Kripto Ritel: Bitcoin, Ether, dan USDT Mulai 17 November

Apa yang Dituduhkan FinCEN?

Menurut FinCEN, MEXC menangani transaksi yang melibatkan kelompok-kelompok yang dikenai sanksi di Iran, Rusia, dan Korea Utara dalam periode Mei 2021 hingga Mei 2026. Tuduhan ini tertuang dalam siaran pers resmi Departemen Keuangan AS.

Rinciannya, sekitar US$1,5 miliar dari total transaksi tersebut diduga terkait dengan upaya penghindaran sanksi Rusia. Sisanya dikaitkan dengan kejahatan siber dan berbagai aktivitas ilegal lain yang melibatkan entitas yang dikenai sanksi oleh AS.

Perintah FinCEN secara efektif melarang bank dan lembaga keuangan AS memproses transfer yang melibatkan MEXC. Namun, perintah ini belum langsung berlaku: aturan itu baru mulai berlaku 30 hari setelah diterbitkan di Federal Register, lembaran resmi pemerintah AS. Karena perintah tersebut belum diterbitkan di sana, tanggal pastinya belum ditetapkan.

Bukan Sanksi OFAC, Ini Bedanya

Penting untuk memahami perbedaan antara tindakan FinCEN ini dengan sanksi yang dikeluarkan Office of Foreign Assets Control (OFAC). Keduanya sama-sama berasal dari Departemen Keuangan AS, tetapi cara kerjanya berbeda.

Sanksi OFAC biasanya menempatkan sebuah entitas ke dalam daftar SDN (Specially Designated Nationals), yang berujung pada pembekuan aset dan larangan bagi warga serta perusahaan AS untuk bertransaksi dengan entitas tersebut.

Dalam kasus MEXC, yang terjadi adalah special measure dari FinCEN: lembaga keuangan AS dilarang memproses transfer yang melibatkan bursa tersebut. MEXC tidak masuk daftar SDN, dan perintah ini tidak membekukan aset pengguna. Dengan kata lain, yang diputus adalah akses MEXC ke sistem keuangan AS, bukan dana para penggunanya.

Bagian dari Operation Economic Outcast

Tindakan terhadap MEXC merupakan bagian dari Operation Economic Outcast, kampanye Departemen Keuangan AS yang diluncurkan pada Agustus 2026. Kampanye ini bertujuan memutus jalur keuangan bagi entitas yang membantu Iran menghindari sanksi AS.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan sikap keras Washington dalam pernyataan resminya. “Financial institutions cannot have it both ways: Either you support the Iranian regime, or you have access to the U.S. financial system,” kata Bessent.

“Treasury will continue to sever the Iranian regime’s economic lifelines and thwart its desperate attempts to circumvent U.S. sanctions using digital assets,” lanjutnya.

BACA JUGA: Prancis Batalkan Pajak Stablecoin dan Aturan Lapor Wallet Self-Custody Senilai €100.000

Dampak bagi Pengguna dan Pasar

Menurut data DefiLlama, MEXC memegang total aset sekitar US$4,48 miliar per Jumat lalu. Angka ini menunjukkan skala bursa yang terdampak: MEXC termasuk salah satu bursa kripto dengan volume perdagangan besar di dunia.

Cointelegraph menghubungi MEXC untuk meminta komentar, tetapi bursa tersebut belum memberikan tanggapan hingga artikel itu diterbitkan.

Bagi pengguna, perintah ini menimbulkan ketidakpastian baru. Setelah perintah berlaku, transfer yang melibatkan MEXC tidak lagi bisa diproses melalui lembaga keuangan AS. Namun, karena aset pengguna tidak dibekukan, dampak langsungnya lebih terasa pada jalur perbankan dan likuiditas bursa ketimbang pada dana pengguna itu sendiri.

Perkembangan selanjutnya patut dipantau, terutama penerbitan perintah di Federal Register yang akan menentukan tanggal berlakunya, serta respons resmi dari MEXC.

FAQ

Apakah MEXC disanksi OFAC?

Tidak. Tindakan ini adalah special measure dari FinCEN yang memutus akses MEXC ke sistem keuangan AS. MEXC tidak masuk daftar SDN OFAC.

Apakah aset pengguna MEXC dibekukan?

Tidak. Perintah FinCEN melarang lembaga keuangan AS memproses transfer yang melibatkan MEXC, tetapi tidak membekukan aset pengguna.

Kapan perintah ini mulai berlaku?

Perintah berlaku 30 hari setelah diterbitkan di Federal Register. Karena belum diterbitkan, tanggal pastinya belum ditetapkan.

Berapa besar transaksi yang dituduhkan?

FinCEN menuduh MEXC memfasilitasi sedikitnya US$16 miliar transaksi terkait aktivitas ilegal, termasuk sekitar US$1,5 miliar yang diduga terkait penghindaran sanksi Rusia, dalam periode Mei 2021 hingga Mei 2026.

Apa itu Operation Economic Outcast?

Kampanye Departemen Keuangan AS yang diluncurkan pada Agustus 2026 untuk memutus entitas keuangan yang membantu Iran menghindari sanksi AS.