Minat Pencarian “Crypto” di Google Mendekati Level Terendah Setahun

Share :
Ringkasan Berita:

  • Volume pencarian global Google untuk kata kunci “crypto” turun ke level 30 dari 100, mendekati titik terendah setahun terakhir.
  • Kapitalisasi pasar kripto menyusut dari rekor lebih dari US$4,2 triliun menjadi sekitar US$2,4 triliun, mencerminkan melemahnya sentimen investor.
  • Di Indonesia, minat pencarian “crypto” turun dari puncak skor 100 pada Oktober 2025 ke level 55 pada Februari 2026.
  • Volume perdagangan kripto anjlok dari US$153 miliar menjadi sekitar US$87,5 miliar, seiring Crypto Fear & Greed Index yang masih berada di zona extreme fear.

 

Volume pencarian global di mesin pencari Google untuk kata kunci “crypto” kini berada mendekati level terendah dalam satu tahun terakhir. Kondisi ini mencerminkan melemahnya sentimen investor di tengah tekanan pasar yang secara luas memangkas kapitalisasi pasar kripto dari rekor tertinggi lebih dari US$4,2 triliun menjadi sekitar US$2,4 triliun.

Berdasarkan data Google Trends, indeks pencarian global untuk kata “crypto” saat ini berada di level 30 dari 100, di mana angka 100 menandakan puncak minat pencarian.

Level tertinggi tersebut terakhir tercapai pada Agustus 2025, seiring dengan puncak kapitalisasi pasar kripto. Sementara itu, level terendah dalam 12 bulan terakhir tercatat di angka 24.

Minat pencarian kata kunci crypto di Google secara global. Sumber: Google Trends

Pola Serupa Terlihat di Indonesia

Tren serupa juga terlihat di Indonesia. Volume pencarian “crypto” di Indonesia sempat mencapai skor 100 pada Oktober 2025, namun kemudian turun ke bawah ke level 55 pada Februari 2026.

BACA JUGA: Penurunan Harga Bitcoin Saat Ini Dianggap Kesempatan oleh Whale

Level terendah tahunan pencarian di Indonesia berada di skor 54 di bulan Agustus 2025.

Minat pencarian kata kunci crypto di Google di Indonesia. Sumber: Google Trends

Aktivitas Pasar dan Sentimen Tertekan

Tekanan sentimen juga tercermin pada aktivitas perdagangan. Volume perdagangan pasar kripto turun tajam dari lebih dari US$153 miliar pada 14 Januari menjadi sekitar US$87,5 miliar pada Minggu, menurut data CoinMarketCap.

Data pencarian Google kerap digunakan sebagai indikator sentimen investor, dan sering kali sejalan dengan indikator lain seperti Crypto Fear & Greed Index, yang mengukur psikologi pasar secara kolektif.

Fear & Greed Index Cetak Level Terendah

Crypto Fear & Greed Index tercatat menyentuh level terendah sepanjang sejarah di angka 5 pada Kamis, sebelum sedikit naik ke 8 pada Minggu, menurut CoinMarketCap. Meski ada kenaikan tipis, kedua level tersebut masih menandakan kondisi “extreme fear”.

Saat ini, sentimen investor kripto berada pada level yang setara dengan periode pasca runtuhnya ekosistem Terra dan stablecoin algoritmiknya pada 2022. Kejatuhan Terra kala itu memicu gelombang likuidasi berantai yang mempercepat fase pasar bearish.

Investor Mencari Sinyal Bottom

Di tengah tekanan ini, investor disebut tengah mencari sinyal sosial yang mengindikasikan pasar kripto telah mencapai titik terendah, guna menentukan waktu masuk kembali. Hal tersebut diungkapkan oleh platform analisis sentimen pasar Santiment.

“Sentimen pasar sangat bearish. Rasio komentar positif terhadap negatif runtuh, dengan komentar negatif mencapai level tertinggi sejak 1 Desember,” tulis Santiment dalam laporan yang dirilis pada Jumat.