5 ‘Godfather’ Industri Kripto yang Paling Boncos di Tahun 2022

Share :

Pria 

Portalkripto.com — Tahun 2022 menjadi periode yang mendebarkan buat para pelaku industri kripto. Pasar yang kurang bergairah akibat kondisi bear market yang diikuti kebangkrutan demi kebangkrutan pemain besar membuat investor kecil kehilangan banyak uang mereka. Tak cuma pemain kecil, para cukong dan ‘godfather’ kripto ikut terkena imbasnya.

Harta para superkaya ini susut tajam. Tak tanggung-tanggung, angka kehilangan yang dibukukan mencapai ratusan juta bahkan miliaran dolar Amerika Serikat (AS).

Data yang dihimpun dari Statista hingga Desember 2022, total kerugian yang diakumulasi lima besar konglomerat kripto sepanjang 2022 mencapai $112,7 miliar atau Rp1,76 kuadriliun, lebih dari 10 kali lipat kapitalisasi pasar terkini Dogecoin.

Di antara lima konglomerat tersebut termasuk di antaranya CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ) dan eks CEO FTX Sam Bankman-Fried (SBF) yang kini sedang menjalani proses hukum. Beberapa nama lainnya adalah tekan SBF di FTX, Gary Wang; CEO Coinbase, Brian Armstrong; dan salah satu pendiri Ripple, Chris Larsen.

1. Changpeng Zhao

CZ merupakan pendiri sekaligus CEO Binance, bursa kripto dengan volume perdagangan terbesar sejauh ini. Zhao adalah miliarder kripto yang mengalami kerugian bersih terbesar di tahun 2022. Penurunan kekayaan bersih sebesar $82 miliar atau setara Rp1,28 kuadriliun. Zhao saat ini ada di peringkat 20 besar 500 miliuner terkaya di dunia versi Forbes.

2. Sam Bankman-Fried

SBF merupakan cukong industri kripto yang mengalami penyusutan kekayaan terbesar selanjutnya. Sam dilaporkan kehilangan $23 miliar hanya dalam tiga pekan saga krisis kebangkrutan FTX. SBF yang kini berkutat dengan perkara hukum atas tuduhan konspirasi dan penipuan juga telah ditendang dari daftar 500 orang terkaya Forbes. FTX yang dia jalankan sebelumnya merupakan bursa kripto dengan volume perdagangan terbesar kedua setelah Binance.

3. Brian Armstrong

Brian merupakan CEO Coinbase, bursa kripto dengan volume perdagangan terbesar kedua setelah Binance. PRiayang memiliki gaya rambut mirip Zhao disebutkan telah kehilangan kekayaan total $4,7 miliar hingga Desember 2023.

4. Gary Wang

Gary Wang adalah satu pendiri FTX yang ikut merugi. Data terkait jati dirinya sangat sulit ditemukan dan kerap diyakini sebagai sosok fiktif bikinan SBF ini merugi sekitar $1,7 miliar. Pria keturunan Tiongkok ini sebelumnya menjabat sebagai chief technology officer (CTO) di FTX hingga bursa runtuh pada pertengahan November.

5. Chris Larsen

Chris Larsen merupakan salah satu sosok pendiri Ripple Labs yang menerbitkan token kripto XRP. Dia kehilangan harta kekayaan senilai $1,3 miliar hingga Desember 2022 akibat bear market dan krisis yang melanda industri kripto.