Aksi Panic Selling Pengaruhi Trend Penurunan Harga Bitcoin Saat ini

Portalkripto.com– Bitcoin mengalami tren penurunan sejak satu bulan terakhir. Pekan ini menjadi puncak tren bearish BTC, di mana, penurunan harganya mencapai 32,1% dalam 7 hari terakhir. Saat laporan ini ditulis, harga Bitcoin US$ 39 ribu atau setara dengan Rp 562 juta.

Terdapat sejumlah faktor yang pengaruhi harga dan tren BTC saat ini. Selain dipicu oleh cuitan CEO Tesla Elon Musk yang melempar diskusi soal energi kotor yang digunakan BTC, hingga kebijakan Tesla yang akan mengakhiri penggunaan BTC sebagai alat pembayaran di perusahaanya.

Di sisi lain, aksi panic selling pun memberikan andil cukup besar pada tren yang sedang terjadi saat ini. Riset mingguan Glassnode, The Week On-chain (Week 20, 2021), mengungkapkan bahwa dalam periode perdagangan bulan ini tercatat adanya panic selling yang mayoritas dilakukan oleh trader jangka pendek yang baru masuk pasar crypto.

“Secara on-chain, kita dapat mengamati percabangan reaksi yang menonjol, salah satunya dengan adanya  pelaku pasar yang baru panik menjual dan menyadari kerugiannya,” tulis laporan tersebut. 

Apa yang terjadi di perdagangan saat ini mirip dengan fenomena yang pernah kejadian di tahun 2017, 2019, dan 2020. Di mana penurunan harga BTC di tiga periode tersebut dipengaruhi oleh masuknya trader baru dan melakukan aksi panic selling.

“Pemegang koin baru saat ini mencapai 28% dari suplai yang beredar (5,3 juta BTC) yang merupakan 9% lebih sedikit daripada di puncak 2017,” tulis Glassnode.

LIHAT JUGA: Prediksi Pergerakan Harga Bitcoin, Ethereum, dan Link; Serok atau Hold?

Hal tersebut mengindikasikan pemegang jangka pendek saat ini cukup mempengaruhi harga BTC. Dengan jumlah koin yang dipegang sebanyak seperempat dari total suplai artinya pasar BTC masih sangat rentan dengan terpaan isu yang sensitif. 

Namun, di sisi lain, fenomena ini menjadi kesempatan bagi pemegang jangka panjang dan investor untuk membeli dengan harga yang murah. “Pemegang jangka panjang tampaknya membeli penurunan dan mengumpulkan koin yang lebih murah,” ujar laporan tersebut. 

Disclaimer:

Selalu ingat, untuk trading di cryptocurrency gunakan uang dingin , jangan menggunakan uang dapur apalagi uang panas (pinjaman, dana kas kantor, dll), selalu melakukan riset baik itu secara sendiri maupun melalui berbagai referensi baik secara fundamental atau teknikal.

Tim Portalkripto hanya membantu menganalisis secara Fundamental dan Teknikal, keputusan terakhir ada pada tangan anda masing-masing.