Analisa On-Chain: Harga Diskon, Arus Masuk Stablecoin ke Exchange Masih Lesu

Share :

Portalkripto.comBullish dan Bearish merupakan fase yang akan terus berulang pada siklus perdagangan. Akumulasi menjadi sinyal terjadinya musim semi, sedangkan musim dingin ditandai dengan adanya distribusi.

Akumulasi terjadi ketika pergerakan harga sudah mengalami penurunan. Pada pasar kripto, sebagian besar pelaku pasar melakukan pembelian menggunakan stablecoin.

Stablecoin merupakan aset kripto yang dirancang untuk mempunyai nilai 1:1 dengan aset referensi, seperti mata uang konvensional, komoditas yang diperdagangkan di bursa, atau terhadap aset kripto lain.

Stablecoin yang mempunyai nilai 1:1 dengan Dolar Amerika Serikat (USD), seperti USD Tether (USDT), USD Coin (USDC), dan Binance USD (BUSD), menjadi pilihan favorit untuk membeli aset kripto yang ber-volatilitas seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan BNB.

Penurunan harga pada musim dingin 2022 seharusnya menjadi saat yang tepat untuk melakukan akumulasi pembelian suatu aset kripto.

Data on-chain ketersediaan Stablecoin di exhange (exchange reserve), arus masuk (inflow), dan arus keluar (outflow) bisa menjadi salah satu indikator dimulainya tahapan akumulasi.

Stablecoins Exchange Reserve dan Netflow

Runtuhnya mantan bursa sentral terbesar kedua dunia, FTX, berimbas pada trust issue pelaku pasar terhadap keamanan centralized exchange (CEX).

Selain terjadinya penurunan harga pada keseluruhan aset kripto, kondisi serupa dialami oleh exchange reserve aset kripto, salah satunya Stablecoin.

Pada Q4 2022, tepatnya pada November-Desember, terjadi penurunan tajam terhadap ketersediaan Stablecoin di exchange.

Stablecoins Exchange Reserve by: Cryptoquant

Berdasarkan data pada Cryptoquant, sebanyak $35.877.143.483 dalam bentuk Stablecoin berada di exchange pada 4 November. Jumlah tersebut terus mengalami penurunan hingga 1 Desember, tercatat sebanyak $30.314.208.935 berada di exchange.

Stablecoin exchange reserve mengalami penurunan sebesar 15,51%, sebanyak $5.562.934.548 pada periode 4 November – 1 Desember.

Kondisi tersebut didukung oleh penutupan merah pada Stablecoin exchange netflow yang mendominasi sepanjang tahun 2022, khususnya pada bulan November-Desember. Penutupan negaitf pada exchange netflow menunjukan bahwa arus keluar lebih banyak daripada arus masuk.

Stablecoins Exchange Netflow by: Cryptoquant

Penurunan harga yang cukup dalam pada tahun 2022 masih belum cukup sebagai pemicu untuk mendorong meningkatnya arus masuk Stablecoin ke exchange. Selain karena masih adanya trust issue terhadap keamanan bursa sentral, ketakutan akan adanya penurunan harga lebih lanjut menjadi salah satu alasannya.

Meningkatnya arus masuk Stablecoin ke exchange menjadi salah satu indikator bahwa akan adanya aksi beli dengan skala tinggi yang akan dilakukan oleh pelaku pasar.