Apple Siap Rilis VR/AR Headset, Token Metaverse dan GameFi Meroket

Share :

Portalkripto.com — Berbagai token dari proyek metaverse melonjak tajam dalam tujuh hari terakhir, bahkan mengungguli kenaikan Bitcoin dan Ethereum. Token MANA dari Decentraland berhasil pumping hingga 80% dan kini diperdagangkan di harga $0,68 menurut CoinMarketCap.

Sementara rival terbesar Decentraland, The Sandbox (SAND) naik hampir 50% sepekan. Kini SAND diperdagangkan di harga $0,719.

Pergerakan harga MANA dalam sepekan terakhir. (sumber: CoinMarketCap).

Token asli game Axie Infinity, AXS, ikut terpompa hingga 23% pekan ini dan sekarang dihargai $9,06. Game mirip permainan Pokemon ini mengharuskan pemainnya untuk membentuk tim yang terdiri dari makhluk-makhluk virtual dan melakukan pertarungan.

IMX juga melonjak 30,5% dan kini ada di level $0,62. Token ini merupakan token asli Immutable X, blockchain layer-2 di jaringan Ethereum yang berfungsi untuk menyederhanakan pembuatan nonfungible token (NFT), termasuk NFT untuk metaverse.

Pergerakan harga MANA dalam sepekan terakhir. (sumber: CoinMarketCap).

Apple Masuk Dunia Metaverse

Metaverse merupakan dunia digital yang dibangun di dalam Internet Web3. Pengguna bisa berinteraksi satu sama lain di dalam metaverse melalui teknologi virtual reality.

Sektor ini sekarang tengah bersiap dengan peluncuran headset kombinasi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) yang disebut headset Reality Pro. Peluncuran ini akan menjadi langkah pertama bagi Apple untuk masuk ke dunia metaverse.

Wujud headset hybrid tersebut rencananya akan diungkap ke publik dalam acara tahunan Apple, Worldwide Developers, Conference (WWDC), yang biasanya digelar pada bulan Juni. Beberapa pengembang pihak ketiga dilaporkan telah membangun aplikasi dalam perangkat tersebut.

Perilisannya juga diperkirakan akan dilakukan tahun ini bersama dengan rilis iPhone dan perangkat Apple terbaru lainnya. Sistem operasi headset itu akan disebut xrOS atau Borealis.

Sebagai device premiun, headset Reality Pro dilaporkan dibanderol dengan harga $3.000 atau sekitar Rp45 juta. Harganya dua kali lipat lebih mahal dari headset hybrid Quest Pro ($1.499/Rp22 juta) dan tujuh kali lipat lebih mahal dari headset Quest 2 VR ($399/Rp6 juta) dari Meta.

Headset Reality Pro Apple diperkirakan bisa memberikan pengalaman VR/AR yang jauh lebih baik bagi penggunanya. Headset ini tidak memerlukan komputer atau ponsel dalam pengoperasiannya.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.