Aset BlockFi yang Tertahan di FTX dan Alameda Capai Rp18 Triliun

Share :

Portalkripto.com — Perusahaan pemberi pinjaman kripto BlockFi dilaporkan memiliki aset senilai $1,2 miliar atau sekitar Rp18 triliun yang tertahan di FTX dan Alameda Research. Informasi ini didapat dari dokumen keuangan yang bocor pada Selasa, 24 Januari 2023.

CNBC melaporkan, penasihat komite kreditur BlockFi, M3 Partners tak sengaja mengupload dokumen tersebut ke Internet. Firma hukum itu mewakili klien yang seluruhnya merupakan eks kreditur BlockFi.

Dokumen yang bocor tersebut menunjukkan, per 14 Januari 2023, FTX tercatat masih menahan aset BlockFi sebesar $415,9 juta dan Alameda masih berutang ke BlockFi sebesar $831,3 juta. Kedua perusahaan yang didirikan Sam Bankman-Fried itu diketahui telah resmi bangkrut pada November 2022 lalu.

Hubungan BlockFi dengan FTX-Alameda dimulai saat platform yang didirikan Zac Prince itu terjerat krisis likuiditas usai Three Arrow Capital (3AC) bangkrut pada Juli 2022. FTX US datang sebagai penyelamat dengan memberikan pinjaman senilai $400 juta.

Pinjaman itu jatuh tempo pada 30 Juni 2027 dan berbunga sekitar 5%. Besarnya pinjaman FTX US bahkan turut membuka opsi akuisisi BlockFi oleh exchange tersebut.

Dokumen Bocorkan Detail Lain

Dokumen itu juga mengungkap beberapa detail mengenai kondisi internal BlockFi saat bangkrut. Perusahaan itu memiliki 662.427 pengguna yang 73% di antaranya mempunyai saldo di bawah $1.000.

Dalam kurun waktu enam bulan dari Mei hingga November 2022, volume perdagangan kumulatif 73% pengguna itu mencapai $67,7 miliar. Sementara total volume perdagangannya secara keseluruhan mencapai $1,17 miliar.

BlockFi tercatat mendulang untung hingga $14 juta dari perdagangan di platformnya dalam periode itu. Artinya, perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan sebesar $21 dari setiap pelanggan.

BlockFi juga disebut masih memiliki uang tunai sebesar $302,1 juta dan aset digital senilai $366,7 juta. Dana ini akan dipakai untuk membayar gaji 125 karyawan yang tersisa.

Perusahaan itu akan merumahkan hampir seluruh karyawannya, meski ada sedikit pegawai yang dipertahankan untuk membantu proses kebangkrutan. BlockFi diperkirakan masih harus merogoh kocek cukup dalam untuk menggaji sisa pegawainya.

Karyawan-karyawan dari tiga klien besar yang masih dipertahankan bisa menghabiskan gaji tahunan masing-masing hingga $134.000. Sementara lima pegawai asli BlockFi yang tersisa bisa membawa pulang gaji tahunan hingga $822.834.