Bertahun-tahun Mengaku Jadi Satoshi Nakamoto, Craig Wright Akhirnya Menyerah

Share :

Portalkripto.com — Pakar komputer asal Australia, Craig Wright, akhirnya menyerah setelah bertahun-tahun berusaha meyakinkan banyak orang bahwa ia adalah Satoshi Nakamoto. Satoshi adalah pseudonym dari pencipta kripto pertama di dunia, Bitcoin.

“Saya sudah terlalu lama marah saat mencari validasi dari luar. Satu-satunya validasi yang saya cari sekarang hanyalah dari keluarga saya dan dari bagaimana ide-ide saya membuahkan hasil dan digunakan oleh dunia,” ujarnya di Twitter, Kamis, 22 Desember 2022.

Wright telah mengklaim dirinya sendiri sebagai pencipta Bitcoin sejak 2016. Namun tak ada orang yang percaya karena ia tidak dapat mengungkap private keys dari alamat wallet Satoshi. Padahal, hal ini menjadi satu-satunya cara untuk membuktikan klaim tersebut.

Nama Wright pertama kali bergema pada 2015, saat media Wired menulis sebuah artikel yang berisi dugaan bahwa penemu Bitcoin adalah seorang pakar komputer asal Australia. Artikel ini mengutip tulisan blog Wright terkait kripto, yang diunggah beberapa hari sebelum Bitcoin dirilis pada 2009.

Setelah itu, Wright mulai mengaku-ngaku sebagai Satoshi. Namun, platform arsip digital Wayback Machine menemukan, tulisan blog Wright ternyata ditulis pada 2013 atau 2014.

Wired meminta maaf atas artikelnya dan mengakui bahwa ada potensi hoaks terkait sosok Wright sebagai Satosi.

Menuntut Semua Orang yang Tak Percaya

 

Klaim gila Craig Wright membuat kesal seorang podcaster kripto, Peter McCormack. McCormack bahkan menyebut Wright telah melakukan penipuan dengan mengaku-ngaku sebagai Satoshi.

Wright kemudian melaporkan McCormack ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik pada Agustus lalu. Namun, laporan ini justru menjadi bumerang karena pengadilan Inggris menyatakan bukti-bukti yang diberikan Wright adalah palsu dan ia dikenai denda 1 euro.

Tahun-tahun sebelumnya, Wright juga mengajukan serangkaian tuntutan hukum terhadap sejumlah pemimpin perusahaan kripto yang secara terbuka meragukan ceritanya. Namun gugatan-gugatan itu tidak berhasil.

Gugatan terhadap influencer kripto Holdnaut pada Oktober lalu bahkan membuatnya tercekat. Pengadilan Norwegia memutuskan bahwa Hodlonaut tidak mencemarkan nama baik Wright meski dia menyebut Wright sebagai “penipu yang menyedihkan” dan “sakit jiwa.”

Setelah Wright menulis utas yang menyatakan tidak lagi peduli terhadap validasi orang lain, ia tampaknya benar-benar menyerah. Sikapnya bisa jadi merupakan dampak dari skeptisisme orang-orang yang percaya bahwa Satoshi asli tidak akan susah payah mengemis untuk mendapatkan pengakuan.