Binance Luncurkan Proof of Reserve Berbasis Merkle Tree, Apa Itu?

Share :

Portalkripto.comExchange kripto Binance resmi mengeluarkan mekanisme proof of reserve atau bukti kepemilikan aset berdasarkan Merkle Tree. Melalui mekanisme ini, pelanggan bisa melakukan verifikasi aset Binance secara mandiri.

Sementara baru Bitcoin yang bisa diverifikasi melalui sistem ini. Token-token lain akan menyusul segera, bersama dengan update transparansi yakni pelibatan auditor pihak ketiga dan implementasi ZK-SNARK dalam sistem.

Proof of reserve merupakan data berisi transparansi kepemilikan aset exchange dan platform kripto lainnya. Fungsi proof of reserve hampir sama dengan annual report yang dirilis oleh perbankan.

Apa Itu Proof of Reserve Markle Tree?

Merkle tree adalah jenis struktur dana dalam ilmu komputer yang berfungsi untuk melakukan verifikasi data dalam sebuah database besar secara cepat, aman, dan konsisten.

Merkle tree, yang juga disebut hash tree atau binary hash tree, terdiri dari kumpulan hash yang disebut leaf nodes. Hash-hash itu akan saling bersambung hingga membentuk struktur segitiga dengan puncak bernama Merkle root.

Visualisasi Merkle tree. (sumber: Binance)

Dikutip dari BeinCrypto, Bitcoin memiliki lebih dari seribu transaksi dalam satu blok. Semua blok bersatu menjadi satu Merkle root dan Merkle root merangkum seluruh transaksi hingga berukuran 32 bytes.

Untuk memverifikasi keaslian transaksi, pengguna perlu memverifikasi hash (transaction ID/ leaf node).  Jika suatu transaksi diubah, hash yang dihasilkannya juga akan berubah, begitu juga Merkle tree-nya. Oleh karena itu, Merkle tree anti rusak, dan sangat baik untuk memverifikasi keaslian data.

Gagasan umum proof of reserve adalah untuk membuktikan kepada publik bahwa mata uang kripto yang mereka setorkan cocok dengan saldo dalam akun mereka dan dalam data exchange.

Dalam proof of reserve berbasis Merkle tree, saldo pengguna sama dengan leaf nodes dan saldo total dalam exchange sama dengan Merkle root. Semua data disajikan secara realtime.

Dengan metode ini, pengguna dapat memverifikasi saldo mereka sendiri melalui ID unik dan melakukan hash, serta mencarinya dalam struktur Merkle tree.

Binance menjadi salah satu centralized exchage (CEX) pertama yang menginisiasi proof of reserve, respons dari kehancuran exchange FTX. Bybit resmi merilis proof of reserve pada 16 November, sepekan setelah insiden FTX, yang kemudian diikuti oleh Bitfinex, OKX, KuCoin, dan Crypto.com.

Exchange Huobi dan Gate.io juga mengikuti, tetapi keduanya justru membuat kontroversi setelah memasukkan dana pinjaman ke dalam proof of reserve. Sementara penyedia produk investasi kripto Grayscale Investment menyatakan menolak untuk mengungkap alamat wallet dala proof of reserve dengan alasan keamanan.

Pada 10 November, Chainlink Labs menawarkan jasa audit proof of reserve kepada CEX. Market tracker CoinMarketCap pada 22 November juga menambah fitur baru yang bisa melacak data proof of reserve CEX.