Binance Persilakan Investor Institusional Gunakan Cold Wallet

Share :

Portalkripto.com — Bursa kripto terbesar di dunia, Binance, mempersilakan investor institusional untuk menyimpan aset kripto mereka di cold wallet. Langkah ini dilakukan untuk lebih meyakinkan investor besar bahwa aset kripto mereka lebih aman dari campur tangan pihak bursa.

Seturut pengumuman resmi, program yang dinamai Binance Mirror ini memungkinkan investor institusional untuk mengakses produk perdagangan dan investasi Binance tanpa harus mendepositkan aset mereka secara langsung di bursa.

Cara ini dinilai akan memberikan rasa aman yang lebih besar karena Binance hanya akan menjadi penyedia layanan dagang tanpa akses dan kendali langsung ke aset milik investor. Penggunaan cold wallet juga meminimalisir risiko kehilangan aset akibat peretasan, rug pull, atau krisis likuiditas bursa.

“Klien kami jauh lebih sadar dalam mengelola risiko. Kami mendengar dari pengguna kami bahwa mereka suka berdagang di Binance, tetapi pada saat yang sama mereka mendapatkan ‘tekanan’ dari pengendalian risiko internal mereka. Bagi mereka untuk meningkatkan aktivitas lebih lanjut di Binance, mereka perlu mencari cara untuk membantu mereka mendiversifikasi risiko di bursa,” kata Kepala VIP & Institusional Binance, Catherine Chen.

Seluruh aset investor institusional yang dikunci di cold wallet akan mencerminkan saldo mereka dalam perdagangan di exchange dengan rasio 1:1. Investor dapat mengunci aset kripto mereka di luar bursa dengan menggunakan cold wallet yang sesuai kualifikasi Binance.

Fitur Binance Mirror ini dikembangkan untuk meraih kembali kepercayaan investor institusional terhadap kondisi likuiditas bursa kripto. Keyakinan investor institusional runtuh saat kejatuhan bursa FTX pada November 2022. Kolapsnya FTX terjadi sebab likuiditas perusahaan tersebut ternyata keropos lantaran aset-aset milik klien digunakan untuk keperluan investasi dan operasional bursa.

Dampak keculasan FTX ini masih terus terasa hingga hari ini. Investor institusional belum menunjukkan gairahnya meskipun saat ini pasar kripto mengalami reli bullish sejak awal tahun 2023.

Binance sendiri merupakan bursa kripto terbesar di dunia saat ini. Lebih dari separuh transaksi di bursa kripto terpusat dilakukan di Binance sepanjang 2022.

Berdasarkan indeks The Block, exchange yang berkantor di Dubai dan Paris ini menguasai 75℅ nilai transaksi kripto di exchange secara global pada November 2022. Pada Desember, nilai transaksi kripto di Binance mencapai $278,11 miliar dari total $319,09 di seluruh exchange.