Bitcoin Tembus Moving Average 200 Hari untuk Pertama Kalinya sejak November 2025

Bitcoin MA 200
Share :

Harga Bitcoin berhasil menginjak kembali level moving average 200 hari-nya untuk pertama kali dalam sembilan bulan terakhir. Level ini diraih BTC seiring reli yang semakin menguat setelah Departemen Keuangan AS memperluas program pembelian kembali (buyback) obligasi mereka.

Sinyal Teknikal Jangka Panjang yang Penting

Reli terbaru Bitcoin berhasil mendorong harganya melewati indikator teknikal jangka panjang kunci untuk pertama kalinya dalam sekitar sembilan bulan — memberi sinyal potensial bahwa tren penurunan yang lebih luas mulai kehilangan momentum.

Platform charting Barchart menyoroti pada hari Kamis bahwa harga Bitcoin (BTC) telah melewati moving average 200 hari-nya untuk pertama kali sejak November 2025 — sekitar sebulan setelah BTC mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di atas $126.000.

Moving average 200 hari secara luas digunakan untuk mengukur tren pasar jangka panjang, dan pergerakan harga melampaui indikator ini sering dipandang sebagai tanda momentum bullish. Penembusan yang bertahan di atas level ini karenanya bisa mengindikasikan bahwa tren penurunan Bitcoin yang sudah berlangsung berbulan-bulan mulai melemah.

BACA JUGA: Harga Bitcoin Melonjak Sentuh Harga $71 Ribu, Apa Pemicunya?

Saat laporan ini ditulis, Jumat, 21 Agustus 2026, harga Bitcoin menyentuh level $75.400, dengan kenaikan lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir.

Bitcoin Naik Lebih dari 13% sejak Pengumuman Buyback

Bitcoin telah menguat lebih dari 13% sejak hari Rabu, ketika Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan minimal ukuran buyback dukungan likuiditas untuk surat utang Treasury jangka panjang, menaikkan batas maksimum dari $2 miliar menjadi setidaknya $4 miliar per operasi mulai 9 September.

Operasi ini bertujuan meningkatkan likuiditas di segmen jangka panjang pasar Treasury, dan pada awalnya berhasil mendorong yield jangka panjang turun, sehingga membantu memperkuat selera risiko di seluruh pasar keuangan.

Menyusul pengumuman Departemen Keuangan tersebut, Geoff Kendrick dari Standard Chartered menyatakan bahwa langkah ini berpotensi membantu memicu reli Bitcoin yang lebih luas menuju $100.000 pada akhir tahun.