Coinbase menyatakan tidak terdampak peretasan Binance yang menguras sekitar US$6,4 miliar dari hot wallet. Bursa kripto asal Amerika Serikat itu mengklaim lebih dari 99% aset pelanggan disimpan di cold storage (dompet offline). Pernyataan tersebut disampaikan lewat postingan blog perusahaan pada Rabu (4/11/2026), saat pelanggan mempertanyakan keamanan dana mereka.
Apa yang Dikatakan Coinbase soal Keamanan Aset Pelanggan?
Dalam blog resminya, Coinbase menyebut peretasan Binance “has understandably left customers asking” tentang cara perusahaan mencegah serangan serupa. Coinbase menegaskan tidak terdampak insiden itu. Menurut perusahaan, dana pelanggan hanya dipindahkan ke hot wallet bila dibutuhkan untuk transaksi atau penarikan.Coinbase juga menyatakan aset pelanggan dipegang dengan rasio 1:1 dan tidak dipinjamkan kecuali atas permintaan pelanggan. Per 30 September 2026, perusahaan melaporkan kas dan setara kas US$8,6 miliar serta aset senilai US$377 miliar di platformnya.
Bagaimana Cara Coinbase Mengamankan Dana?
Coinbase memaparkan beberapa lapisan pengamanan:
-
- Kunci privat dipecah. Kunci cold wallet dibagi dan tidak pernah dirakit ulang sepenuhnya, termasuk saat menandatangani transaksi.
-
- Tanpa akses tetap karyawan. Tidak ada karyawan yang memiliki akses permanen ke layanan penandatanganan hot wallet.
-
- Batas kecepatan. Perpindahan dana dari cold ke hot wallet dibatasi lajunya.
-
- Peninjauan manual. Lonjakan penarikan yang tidak biasa ditahan untuk ditinjau staf.
-
- Kill switch. Kunci penandatanganan dapat dimatikan sepenuhnya bila diperlukan.
-
- Asumsi phishing. Coinbase menganggap karyawan bisa menjadi sasaran phishing, sehingga kata sandi, sesi, atau perangkat curian tidak cukup untuk bertindak sendiri. Tindakan sensitif membutuhkan beberapa persetujuan.
Coinbase juga menyebut kecerdasan buatan (AI) sebagai ancaman keamanan yang berkembang cepat dan berjanji menambah investasi di bidang keamanan.
BACA JUGA: Bos INDODAX Bagikan 5 Tips Keamanan Kripto, Investor Wajib Tahu
Bagaimana Latar Belakang Peretasan Binance?
Peretasan Binance terjadi sepekan sebelumnya dan menguras sekitar US$6,4 miliar dari hot wallet. FBI mengaitkan serangan itu dengan kelompok TraderTraitor dari Korea Utara. Firma analitik blockchain Elliptic mencatat dana hasil curian menyebar ke sekitar 12.000 dompet dalam waktu kurang dari empat hari. Penerbit stablecoin disebut telah membekukan sekitar 44% dana curian.
Insiden Keamanan Lain yang Disorot
-
- Mei 2025: Coinbase mengungkap pelaku menyuap agen dukungan pelanggan di luar negeri untuk mencuri data pribadi sekitar 1% pengguna transaksi bulanan. Coinbase menolak tebusan US$20 juta.
-
- Pekan lalu: Coinbase mengonfirmasi insiden pada vendor analitik Amplitude yang mengekspos data kontak sebagian kecil pelanggan. Dana pelanggan tidak terdampak.
-
- Mercado Bitcoin (Brasil): menghentikan penarikan setelah peretasan US$40 juta.
-
- Crédit Mutuel Arkéa (Prancis): mengonfirmasi serangan siber yang menyebabkan pencurian kripto US$133 juta.
FAQ
Apakah Coinbase terdampak peretasan Binance?
Menurut pernyataan Coinbase, tidak.
Berapa persen aset pelanggan Coinbase yang disimpan offline?
Lebih dari 99% berada di cold storage, menurut klaim Coinbase.
Apa itu cold storage dan hot wallet?
Cold storage adalah penyimpanan kripto offline yang tidak terhubung ke internet. Hot wallet terhubung ke internet untuk transaksi harian dan lebih rentan diserang.
Siapa yang dikaitkan dengan peretasan Binance?
FBI mengaitkannya dengan kelompok TraderTraitor dari Korea Utara.
Berapa dana Binance yang dicuri?
Sekitar US$6,4 miliar dari hot wallet.
Terkait