Ethereum Name Service Raup Untung Besar Jelang The Merge

Share :

Portalkripto.com — Ethereum Name Service (ENS) melaporkan pendapatan bulanan tertinggi pada Agustus 2022, beberapa hari jelang transisi Ethereum ke proof-of-stake (PoS) atau The Merge. Tercatat sebanyak 2,17 juta nama domain ENS sudah dibuat dalam platform tersebut.

Di Twitter, ENS Domain mengatakan mereka berhasil membukukan pendapatan 2.744 ETH (sekitar Rp64 miliar) dan menambahkan 378.000 domain ENS baru. Perusahaan tersebut juga mengklaim berhasil menaikkan volume penjualan domain hingga 99% di OpenSea.

ENS merupakan layanan pembuatan dan pembaruan nama domain .eth yang dibangun di atas jaringan Ethereum. Domain ENS bisa dijual sebagai nonfungible token (NFT).


Anda Juga Bisa Baca Artikel Lain

Crypto.com Jor-joran Sponsori Liga Champions Sebesar Rp7,3 Triliun

Dolar Sentuh Titik Tertinggi dalam 20 Tahun, Kapitalisasi Pasar Kripto Anjlok


Domain ENS juga dapat ditautkan ke wallet kripto. Alih-alih memberikan alamat wallet Ethereum yang panjang kepada orang lain untuk menerima transaksi, pengguna hanya perlu memberikan nama domain .eth mereka.

Jumlah alamat wallet ETH yang meningkat jelang The Merge juga diduga ikut mendorong kesuksesan ENS. Menurut Ethereum Foundation, The Merge akan berlangsung dalam rentang waktu 10-20 September mendatang.

Kenaikan tak hanya dialami ENS. Pesaingnya, Unstoppable Domains, bahkan mendapatkan status ‘unicorn’ usai berhasil melampaui valuasi $1 miliar. Platform ini juga dilaporkan telah mendapatkan dana tambahan sebesar $64 juta dalam pendanaan Seri A pada Juli lalu.

The Merge Diprediksi Lebih Cepat

The Merge kemungkinan akan dilakukan lebih cepat dari rencana. Pengembang inti Ethereum menyebut The Merge bisa berlangsung pada 15 September mendatang.

Sebelumnya, pengembang Ethereum, Tim Beiko, memprediksi penggabungan bisa dilakukan pada 19 September 2022. Meski tanggal pastinya masih dapat berubah, keberhasilan transisi tiga testnet Ethereum dapat menjadi tanda bahwa ‘The Merge’ akan berlangsung bulan depan tanpa masalah.

Tim Beiko dan pengembang inti lain seperti pendiri Prysmatic Labs, Terence Tsao, mengatakan, penggabungan mainnet Ethereum dengan Beacon Chain dilakukan saat Total Terminal Difficulty (TTD) mencapai 58750000000000000000000.

Nomor TTD itu menentukan akhir dari PoW dan awal dari PoS. TTD adalah total kesulitan yang diperlukan untuk blok terakhir yang akan ditambang sebelum transisi ke PoS.

Namun masih ada dua tahap lagi yang harus dilakukan pengembang, yakni upgrade Bellatrix dan Paris. Upgrade Bellatrik akan dilakukan pada 6 September nanti.

Sementara upgrade Paris akan dilakukan ketika hashrate Ethereum sudah mencapai tingkat tertentu, yang diperkirakan terjadi pada 15 September. Tanggal masih tentatif mengingat hash rate jaringan tidak konstan dan dapat meningkat atau menurun seiring dengan jalannya waktu.

Pada Rabu (10/8), testnet Goerli menjadi testnet terakhir yang berhasil bertransisi ke PoS. Sebelumnya, transisi juga telah dilakukan oleh testnet Sepolia pada 7 Juli dan testnet Ropsten pada 9 Juni.

Setelah The Merge, konsumsi energi jaringan Ethereum diperkirakan akan turun lebih dari 99,99%. Validator akan menggantikan penambang dan menjaga keamanan jaringan dengan mengunci ETH.