Forbes: Kehancuran Terra UST Mengingatkan dengan Krisis 2008

Share :

Portalkripto.com — Stablecoin TerraUSD (UST) terus menukik tajam selama beberapa hari  terakhir. Harganya sempat jauh terlempar darai nilai pasak dollar AS, ke harga  $0.4574. Token digital yang kapitalisasi pasarnya sempat menyentuh $16 miliar itu gagal menjaga keseimbangan 1:1 dengan dolar AS selama empat hari.

Forbes melaporkan, fenomena ini mengingatkan pada momen Reserve Primary Fund, reksa dana pasar uang yang memiliki aset $68 miliar, yang mengalami penurunan harga saham dari $1 menjadi $0,97. Peristiwa tersebut terjadi saat krisis keuangan usai Lehman Brothers menyatakan bangkrut pada 2008.

Karena The Reserve Primary Fund memiliki aset di Lehman Commercial Paper, para pemegang dana merasa panik dan kemudian berbondong-bondong menebus saham mereka. Padahal Reserve Primary Fund dianggap sebagai entitas keuangan yang sangat aman.

Dalam kasus TerraUSD, penurunan terjadi pada hari yang sama ketika bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed mengeluarkan Laporan Stabilitas Keuangan dua tahunan.

Laporan tersebut mencatat stablecoin dapat dimanfaatkan untuk menjalankan reksa dana pasar uang, terutama jika aset yang mendukung token itu tidak dapat menjadi likuid.

UST adalah stablecoin algoritmik, yang beroperasi dengan cara yang berbeda dari kebanyakan aset serupa. Stablecoin lainnya seperti tether (USDT) dan USD Coin (USDC) dijamin oleh mata uang fiat.

Sementara UST menggunakan pengaturan rumit dengan token lain, yakni LUNA, untuk menyeimbangkan pasaknya di $1. UST dan LUNA adalah token asli dari blockchain Terra.


Jelajahi Artikel Lain:

Siapa Do Kwon, Pendiri Blockchain Terra Luna ?  

Bitcoin Belum Sentuh Harga Dasar, Analis: Aksi Jual Masih Berlanjut


Harga token-token tersebut berfluktuasi seperti mata uang fiat. Nilai tukar untuk satu dolar terhadap mata uang lainnya menyesuaikan setiap hari.

LUNA seharusnya menjadi penyetabil harga UST jika menyimpang dari $1. Jika UST turun di bawah $1, akan ada peluang arbitrase untuk membeli UST misalnya $0,98 dan kemudian menukarnya dengan LUNA senilai $1. Perdagangan ini kemudian akan membawa harga kembali sinkron.

Namun tampaknya perjalanan stablecoin algoritmik masih sulit. Sekitar setahun lalu, token yang mendukung stablecoin algoritmik IRON, yakni token TITAN, turun menjadi 0 di tengah volatilitas pasar kripto.

LUNA tentu belajar dari kegagalan TITAN dengan membeli bitcoin dan Avalanche untuk memperkuat UST.

Akhir pekan lalu, UST mulai menyimpang dari $1 karena ketidakpastian makro terus meningkat usai The Fed menaikkan suku bunga 50 basis poin. Kebijakan ini juga membuat sebagian token kripto terkoreksi hingga dua digit persentase.

Di tengah ketidakstabilan, token UST senilai lebih dari $5 miliar tiba-tiba dikeluarkan dari Anchor Protocol, aplikasi pinjaman DeFi yang berjalan di jaringan Terra. Jumlah ini cukup besar, sekitar sepertiga dari seluruh kapitalisasi pasar UST.

Bahkan setelah Luna Foundation Guard (LFG) mengerahkan semua bitcoin, UST belum pulih. Forbes menilai reputasi UST yang sudah hancur hampir tidak bisa dipulihkan.

Terjadi kerusakan kolateral yang sangat luas. Kapitalisasi pasar LUNA turun dari lebih dari $30 miliar menjadi $10 miliar dalam lima hari terakhir dan harganya turun 64% selama jangka waktu ini.

Selain itu, LFG yang membanjiri pasar dengan bitcoin dalam upaya melindungi harga UST menambah tekanan jual pada bitcoin yang turun di bawah $30.000 untuk pertama kalinya sejak Juli lalu.

Secara total, kapitalisasi pasar kripto telah kehilangan sekitar $300 miliar dalam beberapa hari terakhir.

Kejatuhan UST membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ada stablecoin algoritmik yang bisa mencapai kesuksesan. Tentu saja tidak ada token yang sukses sampai mereka bisa membuktikan ketangguhan untuk melalui masa suram pasar kripto.

Menanti Aksi LFG

CEO Terraform Labs, Do Kwon, akhirnya mengabarkan rencana penyelematan Terra LUNA dan TerraUSD (UST) yang terjun bebas sejak dua hari lalu. Melalui utas yang diunggah pada 11 Mei 2022 pukul 17.10, Kwon mengumumkan langkah-langkah yang diharapkan menyelamatan komunitas Terra.

LUNA terperosok 90% dari nilai tertingginya sepanjang masa. Sedangkan UST berada 75% di bawah paritas dolar. Untuk menyelamatkan Terra, Kwon merencanakan tindakan terukur untuk menyelamatkan miliaran yang hangus dari total kapitalisasi pasar Terraform Labs.

Kwon menjelaskan satu-satunya jalan adalah menyerap pasokan stablecoin yang ingin keluar sebelum $UST dapat mulai repeg.

Dia menyarankan bahwa timnya akan meningkatkan base pool dari 50 juta menjadi 100 juta special drawing rights (SDR) dan mengurangi PoolRecoveryBlock dari 36 menjadi 18. Hal ini akan meningkatkan kapasitas minting dari $293 juta menjadi sekitar $1200 juta.

Intinya, tim akan melakukan minting UST empat kali lebih banyak dari biasanya.