Fundamental KAVA dan Pergerakan Harga Menjelang Peluncuran bKAVA

Share :

Portalkripto.com- Blockchain layer-1 KAVA pada 8 September 2022 tepatnya pukul 17.00 UTC, akan meluncurkan KAVA 11. Dalam peluncuran tersebut KAVA Labs  pun akan memperkenalkan bKAVA yang merupakan platform staking derivative.

Peluncuran ini akan menjadikan infrastruktur KAVA semakin berkembang, Saat ini platform blockcain tersebut telah memilki ekosistem yang terhubung dengan sejumlah Dapp. Kava pun telah menjadi cross chain bagi blockchain seperti Cosmos, Ethereum, Binance, dll.

Dengan diluncurkan KAVA 11 ini bisa jadi merupakan kabar fundamental yang dapat memperlengkap ekosistem mereka dan kemungkinan besar akan berdampak pada pergerakan harga token native mereka, KAVA.

Analisis Pergerakan Harga

KAVA berhasil naik sebesar 44% pada fase bullish periode 26 Juli sampai dengan 11 Agustus 2022 sebagai puncaknya. Laju bullish tersebut membentuk rising wedge pattern yang mengindikasikan adanya penurunan harga setelah mencapai puncak kenaikannya.

Pada 14 Agustus 2022, pergerakan harga KAVA breakdown dari rising wedge pattern dan merubah arah trend dari bullish menjadi bearish. Harga KAVA turun sebesar 31,51% dan menemukan titik terendah penurunannya pada 27 Agustus di level $1,616.

 

Saat ini pergerakan harga KAVA terlihat breakout dari falling wedge pattern. Apabila valid breakout, target kenaikan KAVA akan berada pada level $1,896 dan jika aksi beli dan laju naik masih kuat, resistance yang berada pada level $2,158 menjadi target selanjutnya. Resistance pada tanggal 11 Agustus di level $2,362 menjadi target utama kenaikan.

BACA ARTIKEL LAIN: Iran Sahkan Kripto Sebagai Alat Pembayaran Impor

Utilitas KAVA

Kava bertujuan untuk menjadi platform DeFi dengan meyediakan stablecoin dan pinjaman terdesentralisasi terhadap semua major aset kripto.

Kava adalah blockchain Layer-1 yang menggabungkan kecepatan dan interoperabilitas Cosmos dengan kekuatan pengembang Ethereum. Jaringan Kava menggunakan arsitektur Co-Chain yang dioptimalkan untung pengembang.

Ethereum Co-Chain memungkinkan dukungan untuk smart contract EVM, sementara Cosmos Co-Chain memungkinkan mesin konsensus Tendermint secepat kilat dan Inter Blockchain Communication Protocol (IBC).

Token KAVA pertama kali diluncurkan pada 2019 setelah beberapa private sales dan intial exchange offering (IEO) di Binance Launchpad. Total ada 40% token KAVA dijual pada private sales dan 6,52% dari total supply dijual di Binance Launchpad. Penjualan tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar $3 juta.

Dikutip dari Coinmarketcap,Kava Labs didirikan oleh Brian Kerr, Ruaridh O’Donnell, dan Scott Stuart.

CEO Kava Labs saat ini adalah Scott Stuart, mantan pemain poker profesional dan seorang pengusaha. Scott menjabat sebagai Kepala Produk untuk Kava Labs dari 2017 hingga 2021, ketika ia mengambil alih sebagai CEO dari Brian Kerr.

Brian Kerr sebelumnya bekerja sebagai penasihat untuk beberapa perusahaan yang berfokus pada aset digital, termasuk Snowball dan DMarket. Sedangkan, Ruaridh O’Donnell adalah lulusan MSc Fisika dan mantan insinyur dan analis data di Levelworks.

Saat ini Kava Labs memiliki sekitar 40 karyawan penuh waktu yang tersebar di Amerika Utara, Asia, dan Eropa.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.