Krisis Keuangan, Genesis Kini PHK 30% Karyawan

Share :

Portalkripto.com — Platform pemberi pinjaman kripto, Genesis Global Trading, dilaporkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 30% karyawannya. PHK ini merupakan yang kedua kalinya dalam enam bulan terakhir.

“Di saat terus menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, Genesis telah membuat keputusan sulit untuk mengurangi jumlah karyawan secara global,” kata juru bicara Genesis kepada Decrypt.

Wall Street Journal dalam laporannya mengungkapkan, Genesis meluncurkan business plan yang didalamnya termasuk rencana pengurangan biaya operasional. Perusahaan tersebut tampaknya masih terimbas parah setelah kehilangan dana yang dipinjamkan ke Alameda Research dan Three Arrow Capital.

“Langkah-langkah ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memajukan bisnis. Kami dengan tulus menghargai kerja keras tim kami yang berbakat dan berdedikasi. Kami terus berusaha memberikan hasil terbaik untuk perusahaan, klien, dan karyawan Genesis dalam jangka panjang,” tambahnya.

Pada Agustus lalu, Genesis juga memecat 20% pegawainya dengan alasan efisiensi yang sama. CEO-nya, Michael Moro, saat itu juga menyatakan mundur dari posisinya dan menjadi penasihat perusahaan.

Genesis menghentikan layanan penarikan dan menangguhkan pengajuan pinjaman baru pada November lalu, setelah exchange kripto FTX bangkrut. Perusahaan yang dipimpin CEO interim Derar Islim ini juga mengalami krisis yang sama saat Three Arrow Capital bangkrut pada Juli 2022.

Genesis dilaporkan memiliki piutang hingga miliaran dolar kepada Three Arrow Capital dan Alameda Research yang ikut bangkrut bersama FTX. Perusahaan tersebut juga mengungkapkan dananya sebesar $175 juta masih tertahan di FTX.

Masalah dengan Gemini

Di tengah krisis keuangan, exchange kripto Gemini terus menekan Genesis untuk segera mencairkan dana pelanggan Gemini Earn. Genesis dilaporkan masih berutang sekitar $900 juta kepada pelanggan Gemini Earn.

Pada Senin lalu, pendiri Gemini, Cameron Winklevoss menulis surat terbuka kepada CEO Digital Currency Group (DCG) Barry Silbert. DCG merupakan perusahaan induk dari Genesis Trading.

Winklevoss yakin DCG dan Silbert merupakan dalang utama dibalik krisis yang dialami Genesis. Ia menuding DCG memiliki utang sebesar $1,7 miliar kepada Genesis, yang langsung dibantah oleh Silbert.

Dua hari setelahnya, CEO Interim Genesis Derar Islim menulis surat kepada klien dan mengatakan situasi yang dialami perusahaannya cukup rumit sehingga perlu waktu untuk mengatasinya. Namun, ia percaya akan ada jalan keluar.

Tampaknya, salah satu jalan keluar yang diambil Islim adalah dengan memutus kontrak karyawan-karyawannya. Ia telah menegaskan Genesis kini tengah berupaya untuk mengurangi pengeluaran dan melakukan efisiensi di seluruh lini bisnis.