Perluas Industri Kripto, JP Morgan Buka Loker untuk Posisi Wakil Presiden

Share :

Portalkripto.com — Industri kripto kembali merebut hati sejumlah lembaga keuangan top dunia, khususnya dunia metaverse yang semakin banyak menarik banyak pemain penting.

Tidak sedikit bank sentral yang saat ini sedang menjajaki penggunaan mata uang digital atau CBDC dan penggunaanya. Sementara lembaga keuangan terkemuka lainnya mulai merambah kripto dengan berbagai cara.

Salah satunya yang terbaru dan mengejutkan publik adalah keputusan JP Morgan Chase memasuki industri kripto. Bank investasi terbesar di Amerika Serikat menurut S&P Global tersebut sedang mencari expert di sektor terkait untuk menegaskan kehadirannya di dunia kripto.

Dalam postingan di LinkedIn-nya, disebutkan JP Morgan mencari Wakil Presiden (VP), Manajer Pengembangan Bisnis Pembayaran untuk bergabung dengan West Coast Payments Team yang menangani teknologi, media, dan telekomunikasi. Kandidat ini akan menjadi bagian dari industri subvertikal Web3, Crypto, Fintech, & Metaverse.

Kualifikasi Lowongan

Lowongan pekerjaan tersebut di-posting JP Morgan di akun LinkedIn-nya. JP Morgan mencari kandidat dengan kualifikasi individu yang dinamis dan dapat memimpin berbagai perubahan teknologi perusahaan dengan antusias dan efisien.

Beberapa persyaratan lainnya, adalah kemampuan untuk memandu operasi, kesiapan untuk berkolaborasi dengan regulator di industri, dan pengetahuan teknis yang relevan. Selain itu pelamar harus proaktif dalam membina hubungan dengan klien. Mereka juga dituntut memiliki keterampilan untuk berkolaborasi dengan banyak mitra internal bank untuk mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan kliennya.

JP Morgan menegaskan kembali kebutuhannya itu untuk mendorong perusahaan menjadi pemimpin dalam industri kripto, metaverse, dan fintech. Mereka yang terpilih harus mengidentifikasi peluang pembayaran baru di sektor tersebut dan memenangkannya sebelum yang lain.

Selain itu, mereka akan membantu klien bank bergerak maju dengan menganalisis dan memahami struktur operasional dan target kripto mereka.

Skeptisme JP Morgan terhadap Kripto

Bila ditarik ke beberapa waktu lalu, hubungan JP Morgan dengan industri kripto bukanlah sesuatu yang harmonis.

CEO JP Morgan, Jamie Dimon, adalah sosok anti-bitcoin dan telah menyatakan skeptisismenya terhadap aset kripto. Itu sebabnya mengapa sebagian pihak terkejut dengan langkah bank membuka loker ini.

Bank yang berkantor pusat di New York tersebut memang belum terlalu tertarik untuk merangkul kripto. Tapi sebelumnya mereka menunjukkan minat yang besar pada Metaverse. Dalam sebuah laporan internal pada awal 2022 diprediksi bahwa kata-kata virtual 3D mungkin tumbuh menjadi pasar triliunan dolar di tahun-tahun mendatang.

Keengganan bank terhadap kripto tidak mengejutkan, karena para pemimpin puncaknya yang tidak tertarik pada aset tersebut. Misalnya, Kepala Strategi JP Morgan, David Kelly, memperingatkan investor kripto tentang resesi dan volatilitas yang akan datang dan menyatakan bahwa mereka harus membuang kepemilikan BTC mereka.

Begitu juga dengan CEO Dimon yang selalu menyebut bitcoin sebagai aset yang tidak berharga. Dia bahkan memperingatkan investor agar tidak menambah portofolio mereka. 11 bulan lalu, Dimon membuat argumen dengan mengatakan bahwa BTC tidak memiliki nilai dan meminta regulator untuk mengambil tindakan tegas terhadapnya (kripto).