🔥 HOT TOPIC :

Mengapa Decentraland (MANA) Terbang lebih dari 50% Setelah Facebook Resmi Ganti Nama?

Share :

Portalkripto.com– Token kripto MANA tiba-tiba melesat lebih dari 50% dalam hitungan jam setelah Facebook mengumumkan akan mengganti nama menjadi META. Token dari platform game dan NFT Decentraland tersebut saat ini diperdagangkan di harga $1,14. Volume perdagangannya pun menggemuk lebih dari 500% dalam 24 jam terakhir menjadi $1,255,297,331.

MANA mendapat sentimen positif dari pasar setelah Facebook mengumumkan mengganti nama sekaligus akan mengembangkan platformnya ke metaverse. Decentraland merupakan platform berbasis blockchain yang menerapkan konsep metaverse. 

Decentraland dikenal sebagai platform yang mengembangkan dunia virtual yang mengintegrasikan cryptocurrency. Para penggunanya dapat menggarap sebuah lahan dalam permainan yang menggunakan token MANA. Game ini persis seperti The Sims dan yang lainnya. Hanya saja di platform tersebut pengguna bisa memonetisasi dengan medium cryptocurrency.

Metaverse dan Cryptocurrency

Konsep metaverse sangat erat kaitannya dengan sistem desentralisasi. Tak ada perusahaan yang bisa memonopoli atau menguasai konsep ini. Metaverse seperti dikutip dari Coindesk adalah sebuah ruang digital bersama. 

LIHAT JUGA: Facebook Metaverse akan Dukung Produk Kripto 

Karena metaverse bertujuan untuk menghubungkan ekonomi dalam game ini di bawah satu payung pengalaman virtual yang kohesif.  Teknologi blockchain pun dinilai sangat erat kaitannya dengan metaverse. 

Selain Decentraland, sejumlah proyek berbasis blockchain lainnya pun tengah mengembangkan platformnya kepada transisi metaverse, seperti Axie Infinity, Decentraland dan Enjin Coin, dan yang lainnya. 

Cryptocurrency pun akan mendapat ruang di platform yang menggunakan konsep metaverse. 

Facebook mengumumkan akan mengganti nama platformnya menjadi Meta. Transformasi ini tak hanya mengubah nama saja, tapi Facebook berambisi menjadikan platformnya menuju teknologi metaverse. 

Kepala Produk Metaverse Facebook, Vishal Shah mengatakan, pengembangan proyek Metaverse ini akan mendukung non fungible token (NFT). 

“Ini akan memudahkan orang untuk menjual objek digital edisi terbatas seperti NFT, menampilkannya di ruang digital mereka dan bahkan menjualnya kembali ke orang berikutnya dengan aman,”ujar Vishal dalam pengumuman resminya bersama Mark Zuckerberg dalam sebuah video

PENULIS: IQBAL LAZUARDI/PORTALKRIPTO.COM