MicroStrategy Berencana Menjual US$ 1 Miliar Sahamnya, untuk Adopsi Bitcoin Lagi?

Portalkripto.com– Perusahaan intelijen bisnis, perangkat lunak seluler, dan layanan berbasis cloud, MicroStrategy, berencana menjual sahamnya di bursa AS sebesar US$ 1 milyar. Keputusan ini disinyalir diambil perusahaan untuk memindahkan aset mereka di bursa saham ke adopsi Bitcoin yang lebih banyak lagi. 

Perusahaan yang dipimpin oleh Michael  Saylor ini telah mengajukan dokumen kepada Securities and Exchange Commission (SEC) untuk menjual saham kelas A melalui Perjanjian Penjualan Pasar Terbuka (Open Market Sale Agreement).

Jenis perjanjian terbuka ini memungkinkan perusahaan untuk menjual saham “dari waktu ke waktu” tergantung pada kebutuhannya.

“Kami bermaksud menggunakan hasil bersih dari penjualan saham biasa kelas A yang ditawarkan berdasarkan prospektus ini untuk tujuan umum perusahaan, termasuk akuisisi bitcoin,” tulis perusahaan dalam dokumen yang dikirimkan ke SEC melalui website resmi MicroStrategy. 

LIHAT JUGA:  Empat Coin Potensial Juni 2021, Beserta Analisis Teknikalnya

MicroStrategy hingga saat ini tercatat memiliki 92.079 BTC atau senilai US $3,7 miliar. Aset crypto yang dimiliki perusahaan ini merupakan mayoritas dari perbendaharaan seluruh asetnya. 

Namun, dalam dokumen yang dikirimkan ke SEC, perusahaan mengatakan bahwa saat ini mereka memiliki sejumlah utang yang harus dibayar. Maka dari itu, penjualan saham Kelas A itu ditujukan untuk membayar utang perusahaan. 

“Konsentrasi kepemilikan Bitcoin kami meningkatkan risiko yang melekat dalam strategi akuisisi Bitcoin kami,” katanya.  “Untuk membayar utang, kami akan membutuhkan sejumlah besar uang tunai, dan kami mungkin tidak memiliki arus kas yang cukup dari bisnis kami untuk membayar hutang kami.”

LIHAT JUGA: Analisis Pasar Bitcoin, Apakah Sudah Saatnya Trader Masuk Lagi?

Decrypt.co menulis bahwa kebijakan MicroSrategy ini bukan tanpa resiko. Meski, setiap perusahaan  pasti menghadapi risiko. Tapi kasus MicroStrategy cukup berbeda. 

Perusahaan ini tercatat membeli Bitcoin peranannya pada bulan Agustus 2020. Saat itu mereka membeli 21.454 Bitcoin diharga US$11.653. 

Kurang dari setahun, harga BTC melonjak hingga US$63.498–pada bulan April sebelum jatuh bebas ke bawah $33.500 pada bulan Juni. Banyak analis yang menilai aksi perusahaan saat ini sebagi tindakan membeli di harga rendah, atau lebih kasarnya adalah “mencuri” harga BTC.