Portalkripto.com — Data blockchain dari perusahaan intelijen kripto Nansen menunjukkan, Paxos telah melakukan burn BUSD senilai lebih dari $1,8 miliar atau sekitar Rp27 triliun. Burning BUSD mulai dilakukan pada Senin, 13 Februari 2022.

Menurut data platform analitik on-chain Glassnode, kapitalisasi pasar BUSD merosot tajam dari $16,1 miliar menjadi $14,9 miliar dalam waktu dua hari. Tercatat penurunannya mencapai 11%.
Setelah Paxos menyatakan tidak akan menerbitkan BUSD baru atas perintah New York Department of Financial Services (NYDFS), dipastikan kapitalisasi BUSD akan terus menyusut secara bertahap.
Kapitalisasi pasar BUSD diketahui terus mengalami penyusutan dari titik tertinggi sepanjang masanya di $23,3 miliar pada 15 November 2021.
Neraca BUSD dalam Exchange
Menurut data Glassnode, outflow atau arus keluar BUSD dari exchange melonjak hingga 98% dari 13 juta pada 13 Februari 2023 menjadi 1 miliar BUSD pada 15 Februari.
Namun, jumlah tersebut masih terhitung sedikit jika dibandingkan dengan outflow pada 13 Desember 2023 yang mencapai 3 juta BUSD. Saat itu BUSD terpengaruh oleh fundamental dari AS yang membuka lagi penyelidikan terkait dugaan pelanggaran regulasi antipencucian uang oleh Binance empat tahun lalu.

Glassnode menunjukkan, jumlah BUSD yang ada di dalam semua exchange juga ikut mengalami penurunan imbas dari tingginya outflow itu. Jumlah tersebut anjlok dari 14 miliar BUSD menjadi 13 miliar BUSD dalam dua hari.

Data dari Santiment juga menunjukkan fakta baru. Jumlah alamat wallet yang menyimpan 1.000 sampai 10 juta BUSD turun drastis. Sejak 13 Februari 2023, wallet-wallet tersebut sudah membuang BUSD senilai $207 juta.

Paxos Diguncang SEC dan NYDFS
Perusahaan penerbit stablecoin BUSD, Paxos, menyatakan akan menghentikan penerbitan token BUSD baru mulai 21 Februari 2023. Perusahaan tersebut juga akan mengakhiri kerja sama dengan Binance dalam penerbitan stablecoin.
Keputusan ini diduga dilakukan atas perintah New York Department of Financial Services (NYDFS). Paxos diketahui merupakan lembaga teregulasi yang diawasi oleh NYDFS.
Seluruh token BUSD dapat ditukarkan melalui Paxos Trust Company sampai Februari 2024. Pelanggan dapat menukar stablecoin tersebut dengan dolar AS atau mengonversi ke stablecoin lain yang dikeluarkan Paxos, yakni Pax Dollar (USDP).
“Tindakan ini tidak memengaruhi kami untuk terus melayani pelanggan baru atau yang sudah ada. Paxos tetap berkomitmen untuk menjadi pemimpin global dalam infrastruktur tokenisasi blockchain,” kata Paxos.
Perintah NYDFS agar Paxos menghentikan penerbitan token BUSD dikeluarkan sehari setelah Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS mengeluarkan Wells Notice yang berisi pemberitahuan akan menggugat Paxos.
SEC menyebut BUSD sebagai sekuritas tidak terdaftar dan menuding Paxos telah pelanggaran undang-undang perlindungan investor.
Dalam pernyataan resminya, Paxos mencoba ‘melawan’ SEC dengan membantah bahwa BUSD masuk dalam kategori sekuritas. Komunitas juga banyak mengkritik SEC karena dinilai terus ‘menyerang’ perusahaan kripto, seperti Ripple, Coinbase, Kraken, dan terakhir Paxos.


