Pengguna MetaMask di Indonesia Terbanyak ke-9 di Dunia

Portalkripto.com– ConsenSys sebuah perusahaan perangkat lunak blockchain Ethereum terkemuka baru saja mengeluarkan informasi tentang 15 negara pengguna dompet kripto MetaMask terbanyak di dunia.

Terdapat 15 negara teratas yang warganya banyak menggunakan MetaMask yakni: Filipina, Amerika Serikat, Vietnam, Inggris Raya, Cina, India, Rusia, Brazil, Indonesia, Thailand, Turki, Jerman, Prancis, Kanada, dan Spanyol.

Asia menjadi wilayah yang memimpin dalam hal pertumbuhan pengguna MetaMask, diikuti oleh Eropa dan Amerika Utara.

LIHAT JUGA: Indonesia Difavoritkan Menjadi Negara yang Melegalisasi Crypto Versi Coinmarketcap

Indonesia sendiri berada di peringkat ke-9, dengan tumbuh pesatnya minat orang Indonesia terhadap Cryptocurrency akhir-akhir ini, maka tidak aneh apabila Indonesia berada di jajaran teratas pengguna dompet kripto “sejuta umat” ini.

Tak hanya mengeluarkan informasi tentang Negara – Negara pengguna MetaMask di dunia, ConsenSys juga membeberkan data peningkatan pengguna MetaMask yang mengalami peningkatan 1800% dalam waktu satu tahun ini.

MetaMask  juga baru-baru ini merayakan atas pencapaiannya 10 juta pengguna aktif bulanan Metamask dan akan membuat acara dengan Decentraland sebuah platform realitas virtual pada tanggal 2 September.

LIHAT JUGA: Kepala SEC AS Gary Gensler: “Inovasi Satoshi Nakamoto Itu Nyata”

Dompet MetaMask telah tersedia di platform iOS, Android dan ekstensi di beberapa web browser, seperti Chrome, Firefox, Opera, dan Brave.

Metamask pertama kali muncul September 2016 dan telah menjadi salah satu jenis dompet Decentralized Finance (DeFi) yang populer dan sering digunakan oleh para trader melakukan swap, stake dan lain – lain.

 

Penulis: Galih Muhamad