Portalkripto.com — Pada Minggu, 5 Januari 2023, FTX yang kini telah bangkrut dan dipimpin oleh pakar restrukturisasi John J Ray III, mengumumkan telah mengirim surat kepada para politisi AS untuk mengembalikan dana sumbangan dari Sam Bankman-Fried. Surat yang sama juga diberikan kepada entitas lain yang pernah mendapatkan kucuran dana dari eks CEO FTX itu.
Bankman-Fried diketahui telah menggelontorkan dana sumbangan kampanye hingga puluhan juta dolar kepada sejumlah politisi AS. Seluruh donasi itu harus dikembalikan ke FTX paling lambat akhir bulan ini. Jika para penerima sumbangan tidak mengindahkan imbauan tersebut, para debitur menyatakan siap menempuh jalur hukum.
“Pesan ini menindaklanjuti pengumuman pada 19 Desember 2022 oleh debitur FTX yang telah memutuskan penerima (donasi politik) harus secara sukarela mengembalikan dana dengan menghubungi FTXrepay@ftx.us,” ujar FTX dalam keterangan resminya.
Nilai sumbangan politik yang telah dikeluarkan Bankman-Fried diperkirakan mencapai $93 juta atau sekitar Rp286 miliar. Sebanyak $40 juta di antaranya digelontorkan saat pesta pemilu paruh waktu AS pada 2022.
Satu dari tiga anggota Kongres AS saat ini diduga pernah menerima sumbangan dari Bankman-Fried. Kedua partai di parlemen AS sama-sama mendapat jatah, tetapi Partai Demokrat disebut memperoleh bagian lebih besar.
Setelah FTX bangkrut dan Bankman-Fried didakwa melakukan penipuan, sejumlah politisi mencoba mengaburkan dana sumbangan yang diterima dengan menyumbangkannya lagi ke lembaga amal. Namun, hal itu tidak menghilangkan kewajiban penerima sumbangan untuk tetap mengembalikannya ke FTX.
Aliran Dana Sam Bankman-Fried Sampai ke Joe Biden?
Meski mengaku mendukung seluruh kandidat politik yang berpartisipasi dalam pemilu untuk memerangi pandemi dan membawa iklim bipartisan ke dalam pemerintahan, Sam Bankman-Fried tentunya berharap keterlibatannya dapat mempengaruhi para anggota parlemen dalam merumuskan regulasi terkait aset digital.
Menurut Open Secrets, Bankman-Fried merupakan donatur politik terbesar keenam di AS. Platform yang memantau aliran dana politik itu juga mengungkapkan, donasi Bankman-Fried dalam periode 2021-2022 sebanyak 92% di antaranya masuk ke kantong Partai Demokrat.
Pada 2020, Bankman-Fried juga dilaporkan menyumbang $5,2 juta untuk kampanye Joe Biden. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah Donald Trump, yang dikenal anti-kripto, terpilih lagi menjadi Presiden AS.
Namun, Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre enggan memberikan komentar terkait apakah Presiden AS Joe Biden akan ikut mengembalikan dana sumbangan dari Bankman-Fried. Belum diketahui juga apakah Biden termasuk politikus yang mendapatkan ‘surat tagihan’ dari FTX.
Dana sumbangan yang harus dikembalikan bukan hanya berasal dari Bankman-Fried, tetapi juga dari eks co-CEO FTX Ryan Salame dan eks Direktur Teknik FTX Nishad Singh.
Salame merupakan donatur politik terbesar ke-14 di AS. Ia menyumbangkan dana lebih dari $23,6 juta ke Partai Republik. Sementara Singh juga dilaporkan telah menyumbangkan dana sebesar $500.000 kepada Partai Demokrat di negara bagian Oregon.


