Setelah Meta dan Twitter, Giliran Line Masuk ke Dunia NFT

linw nft
Share :

Portalkripto.com — Platform instant chat dan media sosial Line secara resmi meluncurkan marketplace NFT besutannya yang dinamakan LINE NFT.

Proyek tersebut akan berafiliasi dengan 17 perusahaan konten dan akan menjual lebih dari 100 jenis NFT. Mereka yang membeli token di Line NFT dapat menukarnya dengan sesama pengguna Line.

Bekerja sama dengan perusahaan hiburan besar Yoshimoto Kogyo, LVC Corporation yang merupakan operator bisnis blockchain dan aset kripto Line, menyediakan sedikitnya 40.000 NFT berbeda untuk 90 juta pelanggannya.

Gelombang pertama NFT Line yang dirilis antara lain video eksklusif dari Yoshimoto Kogyo Holdings Co Ltd bernama Yoshimoto NFT Theater. Selain itu, akan hadir juga karakter populer dari serial animasinya seperti Patlabor the Mobile Police. Karakter lainnya akan diluncurkan dalam waktu dekat.

LIHAT JUGA: Portugal Berikan Lisensi pada Bison Bank untuk Kelola Aset Kripto

Pengguna LINE NFT akan menyimpan koleksi NFT yang sudah dibelinya di wallet LINE BitMa.

Line memiliki reputasi sebagai perusahaan teknologi pertama di Jepang yang mengadopsi mata uang kripto dan teknologi blockchain. Mereka meluncurkan pasar mata uang kriptonya sendiri pada 2018 dengan nama Link. Kemudian pada Maret silam, Line meluncurkan Dosi, platform NFT global yang akan tersedia di 180 negara.

NFT mengalami perkembangan yang pesat di Jepang, meski pemerintahnya sendiri menerapkan kebijakan yang ketat soal Kripto. Jasa keuangan di Jepang Nomura Holdings adalah pemain terbaru yang mengembangkan dan melakukan aksi penerapan NFT.

Sementara pada awal 2022, e-commerce Jepang ternama Rakuten lebih dulu meluncurkan platform trading NFT yang disebut Rakuten NFT.

Media Sosial dan Crypto

Masuknya Line ke industri kripto menjadi fenomena menarik, mengingat sebelumnya platform media sosial seperti Meta dan Twitter telah lebih dulu mengintegrsikan platformnya dengn crypto.

Twitter sejak awal tahun telah memasukan dompet crypto yang bisa memberikan reward berupa BTC kepada sesama pengguna, Bahkan, poto profil di Twitter bisa diintegrasikan dengan aset NFT.

Begitupun Meta, di aakhir bulan Maret 2022, perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg tersebut mengumumkan akan memasukan NFT ke dalam Instagram.