Terpincut Langkah Tesla dan Visa, Uber Berencana Adopsi Bitcoin

Portalsaham.com– Mata uang kripto Bitcoin (BTC) semakin digilai oleh kalangan pengusaha dunia. Beberapa perusahaan global mulai melirik aset ini untuk diadopsi sebagai metode pembayaran. Setelah Tesla Inc, kini Uber tertarik mengadopsi Bitcoin ke perusahaannya.

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, CEO Uber Dara Khoswshahi menyebutkan pihaknya seurius melihat Bitcoin dan aset kriptokurensi lainnya sebagai alat pembayaran pada platformnya.

Komentar tersebut ia sampaikan menyusul pernyataan Visa yang mengumumkan perusahaanya akan mengizinkan transaksi kripto untuk para pemegang kartu Visa.

Kendati demikian, Uber masih menimbang untuk menukarkan sebagian aset tunai mereka ke Bitcoin. Berbeda dengan Tesla yang berani untuk mengkonversi sebagian aset tunai mereka senilai Rp 21 triliun ke Bitcoin.

Keputusan Tesla tersebut membuat harga saham mereka di bursa efek Amerika Serikat melonjak drastis. Kini Tesla menjadi emiten yang mengalami lonjakan paling besar di Nasdaq menyusul Apple dan Amazon.

Sebaliknya, pernyataan Uber yang masih menimbang menukarkan aset tunai mereka ke Bitcoin membuat harga saham mereka di bursa anjlok cukup dalam.

Keputusan sejumlah perusahaan raksasa dalam mengadopsi Bitcoin ini sempat menjadi kontroversi di pelaku ekonomi dunia. Sebagian besar dari mereka menentang keputusan Tesla tersebut, lantaran Bitcoin dinilai belum bisa menyentuh dunia nyata.

Namun, keputusan Tesla tersebut berimbas pada lonjakan nilai Bitcoin. Setelah Perusahaan yang dipimpin Elon Musk tersebut mengumumkan mengadopsi Bitcoin, nilai aset tersebut melonjak hingga lebih dari 25%. Saat ini nilai Bitcoin berkisar di angka Rp 690 juta/koin.

Selain itu, aset kripto lainnya pun ikut terdongkrak. Sejumlah aset seperti ETH, YFI, Doge dan lainnya mengalami lonjakan cukup tinggi.

Yuk, pantengin terus Portalsaham.com untuk informasi dan edukasi soal saham dan mata uang kripto

Disclaimer:

Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.