Token Meme BONK Meroket, Selamatkan Ekosistem Solana

Share :

Portalkripto.comToken meme Bonk (BONK) yang dirilis pada 25 Desember lalu meroket hingga 112,67% dalam 24 jam terakhir. Komunitas meyakini volume perdagangan Bonk mampu mendorong harga Solana yang tertekan oleh insiden FTX hingga di bawah $10 pekan ini.

Menurut data CoinMarketCap, token SOL berhasil melonjak 40,22% pekan ini. Kini SOL diperdagangkan di harga $13,18.

Pergerakan harga SOL dalam sepekan terakhir. (sumber: CoinMarketCap).

Menurut situs resminya, Bonk adalah token meme pertama di blockchain Solana, mirip seperti Shiba Inu dan Dogecoin. Sebanyak 50% peredaran token diberikan melalui mekanisme airdrop kepada pemilik SOL.

Airdrop dikucurkan kepada pengembang Solana yang bergabung dalam LamportDAO, hub untuk para builders Solana, dan kepada pemilik NFT di jaringan Solana seperti NFT DeGods dan Famous Fox Federation.

Menurut decentralized exchange (DEX) Orca di jaringan Solana, airdrop tersebut menghasilkan volume perdagangan lebih dari $20 juta. Tercatat sebanyak 100 triliun token BONK sudah di-minting.

Penyedia likuiditas mendapatkan keuntungan tinggi dari Bonk. Pada 4 Januari, mereka berhasil mendapatkan Tingkat Persentase Tahunan (APR) lebih dari 999% dari BONK/SOL, jauh lebih tinggi daripada SOL/USD.


Return penyedia likuiditas di Orca. (sumber: Orca)

Meskipun imbal hasil BONK/SOL tidak selalu tinggi, tapi angka tersebut menunjukkan tingginya permintaan pasar terhadap Bonk. Terlebih, Bonk juga melakukan pembakaran pasokan token sebanyak 1 miliar pada 3 Januari lalu.

Solana Bangkit Bersama Bonk

Sebagai blockchain, Solana mendulang keuntungan karena Bonk berhasil memompa aktivitas di jaringan. Sejak FTX bangkrut, sejumlah proyek meninggalkan Solana sehingga aktivitas jaringan turun tajam.

Menurut data Token Terminal, Pada 4 Januari, blockchain Solana mengalami kenaikan biaya transaksi sebesar 18,6% dan peningkatan pengguna aktif harian sebesar 15,8% dalam 24 jam.


Biaya transaksi dan pengguna aktif harian Solana. (sumber: Token Terminal)

Pada 4 Januari token SOL juga menyentuh $14 untuk pertama kalinya sejak 14 Desember 2022. SOL diperdagangkan di harga $37 sebelum FTX mengalami krisis likuiditas.

Setelah exchange yang didirikan Sam Bankman-Fried itu kolaps, nilai SOL berangsur-angsur turun bahkan lebih rendah dari penurunan Bitcoin dan Ethereum. Solana juga terlempar dari daftar 10 kripto terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar di CoinMarketCap.

Meski mengalami kenaikan signifikan, saat ini harga SOL masih jatuh 95% dari titik tertinggi sepanjang masanya di $260 pada November 2021. Kini Bonk menjadi andalan ekosistem Solana.

Bonk tak hanya memberikan sinyal positif bagi Solana, tetapi juga diharapkan bisa mewujudkan keinginan pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, agar Solana bisa kembali bangkit.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.