Vitalik Buterin Optimis Teknologi Ethereum Bullish di 2023

Share :

Portalkripto.com — Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, optimis pengembangan teknologi di jaringan Ethereum akan ‘bullish’ pada tahun 2023. Tujuan pengembangan ini salah satunya termasuk untuk mencapai tonggak sejarah baru penskalaan rollup sesuai dengan roadmap Ethereum.

Optimisme Buterin ini diperlihatkan saat menjawab pertanyaan tweet mantan chief technology officer (CTO) Coinbase, Balaji Srinivasan, tentang apa yang akan bullish di tahun 2023. Vitalik mengatakan bahwa yang membuatnya bullish di tahun 2023 adalah mencapai tonggak “penskalaan rollup dasar” yang yang ditandai implementasi penerapan Ethereum Improvement Protocol (EIP) 4884.

Apa itu EIP 4884?

EIP 4884 ini sebelumnya menjadi salah satu agenda yang bakal dieksekusi dalam Shanghai Upgrade pada Maret 2023. Namun belakangan pengembang inti Ethereum sepakat untuk berfokus pada upaya yang akan memungkinkan penarikan reward staket Ether (ETH) dari Beacon Chain.

Seturut roadmap, EIP 4884 ini menandai fase baru pengembangan ‘The Surge’ yang menjadi checkpoint anyar setelah ‘The Merge’. Protokol ini akan memperkenalkan “proto-danksharding” untuk secara signifikan meningkatkan skalabilitas rollup layer-2, dan mempersiapkan jaringan untuk sharding dalam tahap berikutnya.

EIP 4884 adalah usulan peningkatan protokol blockchain Ethereum yang berupaya meningkatkan efisiensi dan performa Ethereum Virtual Machine (EVM) dengan mengaktifkannya untuk mengeksekusi beberapa instruksi secara paralel. Penerapan EIP 4884 diproyeksikan akan mempercepat waktu pemrosesan transaksi dengan biaya atau gas fee yang lebih rendah di jaringan Ethereum.

Seperti diketahui, biaya transaksi dengan gas fee di jaringan Ethereum dikenal terbilang mahal. Terlebih, bila transaksi dalam jaringan sedang dalam masa sibuk. Sebelumnya masalah gas fee yang mahal ini diharapkan dapat diselesaikan setelah The Merge. Namun nyatanya upgrade The Merge tak memberi dampak signifikan bagi biaya gas fee Ethereum.

Upaya untuk menggenjot efisiensi ini dijalankan dengan proto-danksharding. Proto-danksharding sendiri merupakan teknik arsitektur sharding yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan kecepatan sistem dengan membagi data yang besar menjadi beberapa bagian yang lebih kecil untuk kemudian mengelola bagian-bagian tersebut secara terpisah.

Dengan menggunakan teknik ini, proses yang berjalan pada bagian-bagian data terpisah dapat dijalankan secara bersamaan atau paralel, sehingga mempercepat waktu pemrosesan secara keseluruhan.

Kemampuan mengeksekusi beberapa instruksi secara paralel ini juga dapat memungkinkan untuk menjalankan smart contract yang lebih kompleks dan membutuhkan sumber daya yang lebih banyak di platform Ethereum.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.