Wallet Misterius Kuasai 50% Suplai Token SLP di Axie Infinity

Share :

Portalkripto.com — Selama hampir satu tahun terakhir, sebuah wallet misterius di platform game Axie Infinity diam-diam mengumpulkan miliaran Smooth Love Potion (SLP). SLP adalah token kripto untuk memainkan game play-to-earn (P2E) paling populer di platform Axie.

Menurut Cointelegraph, wallet paus anonim ini memiliki sedikitnya 22 miliar SLP atau lebih dari 50% total pasokan token yang beredar. Jumlah jika dirupiahkan mencapai Rp1,2 triliun.

Apakah ini akan bermasalah di masa depan? Hingga saat ini tidak ada seorang pun yang tahu siapa pemilik wallet tersebut dan apa motifnya.

Wallet tersebut menjadi perhatian setelah seorang pemain Axie Infinity yang juga salah satu pendiri Axie, Michael Benko, mengeksposnya. Dia memperhatikan aktivitas transaksinya pada 25 Agustus 2022 dan curiga dengan jumlahnya yang besar.

Haruskah Khawatir?

Benko mengaku khawatir tentang wallet tersebut karena jumlah SLP yang dikumpulkannya sangat banyak dalam waktu yang relatif singkat. Menurutnya hal itu berpotensi mendatangkan malapetaka pada ekosistem game.

“Pentingnya wallet yang menyimpan begitu banyak SLP, jika itu adalah individu, memberi orang itu kendali yang sangat besar atas suatu ekonomi, terutama dalam ekonomi di mana sangat sulit untuk mencetak token,” katanya.

Axie Infinity yang diluncurkan pada 2021 adalah game berbasis blockchain di mana pemain membeli NFT makhluk kartun yang mereka kembangbiakkan dan bertarung melawan pemain lain dalam gameplay berbasis giliran.

SLP diperoleh oleh pemain untuk menyelesaikan pencarian harian, melawan pemain lain dalam mode “Arena” atau bermain melawan AI dalam mode “Petualangan”. SLP dapat digunakan untuk membiakkan Axies, membuat rune dan jimat dalam game (power-up), dan dapat dijual di bursa.

Benko mencatat bahwa sesuai pembaruan musim terbaru, rata-rata pemain Axie Infinity dapat menghasilkan antara 10 hingga 70 SLP per hari. Hal itu tergantung pada seberapa jago mereka bermain.

BACA JUGA: Kritik Model Free-to-Own GameFi, CEO Binance: Tidak Ada yang Gratis

“Jadi ini mengkhawatirkan, jika seseorang menguasai 22 miliar SLP, mereka benar-benar dapat menjaga harga tetap datar atau menurunkan harga, ketika dalam kondisi pasar alami harga seharusnya naik,” tambahnya.

Token SLP saat ini dihargai $0,004, turun 99% dari tertinggi sepanjang masa $0,40 pada 13 Juli 2021.

Siapa Pemiliknya?

Siapa pemilik wallet tersebut? Sejauh ini teori yang berusaha menjelaskannya selalu mengarah pada jalan buntu.

Pada awalnya Benko berteori bahwa wallet itu adalah beberapa sistem Axie Infinity yang secara otomatis mendistribusikan SLP kepada pemain yang mendapatkannya.

Namun, pendiri dan COO Sky, Mavis Aleksander Larson, mengatakan bahwa baik Sky Mavis maupun Axie Infinity tidak memiliki kripto game.

“Semua token yang ada telah dibuat oleh pemain,” tegasnya.

Salah satu pendiri Yield Guild Games (YGG), Gabby Dizon, mengatakan YGG pun tidak memiliki wallet tersebut. Dia menduga wallet itu digunakan oleh bursa untuk menahan likuiditas. YGG adalah salah satu DAO utama untuk pemain Axie.

“Jangan berpikir ini milik kami karena kami biasanya menggunakan semua SLP kami yang dicetak untuk berkembang biak,” kata Dizon.

Kendatipun begitu, Benko yang memperhatikan transaksi SLP dan melihat Binance sebagai pengirim atau penerima untuk banyak transaksi tidak percaya bahwa itu adalah wallet yang dimiliki oleh Binance

“Binance tampaknya memiliki wallet resmi dan ini sepertinya bukan wallet itu,” katanya.

Cointelegraph sudah menghubungi Binance untuk memberikan komentar tetapi belum menerima tanggapan pada saat penulisan.