Analisa Market: Harga dan Volume Perdagangan Melejit, TKO Tarik Sentimen Positif Pasar Kripto

Share :

Portalkripto.com — Kejadian luar biasa terjadi pada token TokoCrypto (TKO) yang berhasil naik tinggi (pump) dan mendapat perhatian komunitas kripto.

TKO mendapatkan sentimen positif market kripto setelah berhasil naik sebesar 41,69% dalam 24 jam terakhir. Naiknya harga tersebut didukung oleh volume perdagangan yang tinggi.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, volume perdagangan TKO melonjak hingga mencapai 3.000%. Hal tersebut didukung oleh kenaikan pada relative strength index (RSI), mengindikasikan adanya tekanan beli yang tinggi.

Naiknya harga TKO tersebut sekaligus menjadi konfirmasi breakout terhadap descending triangle pattern, yang merupakan jalur penurunan sejak 13 Mei 2022. Kondisi tersebut memperlebar peluang untuk membalikan tren harga dari turun menjadi naik.

Kandil harian TKO ditutup pada level $0,418, dengan level tertinggi berada pada harga $0,583, dan level terendah berada pada harga $0,280.

TKO/USDT daily chart Binance. Source: TradingView. By: Arli Fauzi.

TKO mengalami penurunan yang cukup dalam pada periode 13 mei hingga menemukan lantai penurunan pada 9 November. Harga TKO turun sebesar 60,37% pada periode bearish tersebut.

Harga terendah pada penutupan kandil harian 9 November di level $0,172 menjadi major support sementara tahun 2022.

Setelah berhasil menemukan lantai dari penurunan-nya, pergerakan harga TKO berhasil bounce dan kembali naik.

Harga tertinggi pada penutupan kandil harian 31 Juli di level $0,386 saat ini beralih fungsi menjadi support sebagai tahanan terdekat apabila harga TKO kembali koreksi.

Resistance yang terbentukk pada penutupan kandil harian 13 Mei di level $0,434 menjadi tahanan terdekat yang harus dilewati untuk kembali bergerak naik.

Apabila pergerakan harga TKO berhasil kembali breakout titik tersebut, maka target naik selanjutnya berada pada level $0,621 dan menjadi konfirmasi pembentukan Cup pada Cup and Handle pattern.

Apa itu TKO?

Toko Token (TKO) merupakan token native dari bursa sentral Tokocrypto. TKO didirikan oleh tiga orang penting pada struktur organisasi Tokocrypto, yaitu Pang Xue Kai (CEO Tokocrpyto), Teguh Kurniawan Harmanda (COO Tokocrypto), dan Chung Ying Lai (CSO Tokocrypto).

TKO adalah aset kripto pertama di Indonesia yang menawarkan model token hybrid. Token ini melayani beberapa tujuan pada platform blockchain Tokocrypto dan memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam pertukaran aset kripto, program deposit dan tabungan, aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) lintas platform, dan pasar NFT.

Token yang diluncurkan pada April 2021 ini memiliki kapitalisasi sebesar $45.103.602, dan menempati urutan ke-366 pada Coinmarketcap.

Harga tertinggi sepanjang masa (ATH) TKO berhasil diciptakan pada 3 Mei 2021 di level $4,99, dan harga terendah sepanjang masa (ATL) tercipta pada 9 November 2022 di level $0,1722.

Akuisisi Tokocrypto oleh Binance

Rumor akuisisi yang akan dilakukan oleh Binance menjadi faktor utama terhadap naiknya harga TKO. Dilansir dari techinasia.com, Binance dalam proses untuk melakukan akusisi terhadap Tokocrypto.

Setelah kesepakatan dua pihak selesai, CEO Tokocrypto, PangXue Kai, menyatakan akan mundur dari jabatannya. Hal tersebut kemungkinan akan berdampak pada perombakan yang signifikan pada internal Tokocrypto.

Akusisi tersebut disambut baik oleh salah satu pemegang token TKO, Dedi, yang tinggal di Bandung.

“Dengan adanya akuisisi tersebut, diharapkan dapat menaikan harga TKO, dan memperluas utilitas TKO saat ini, karena Binance merupakan exchange yang memiliki utilitas terlangkap saat ini”, ujarnya.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.