Cardano Luncurkan Stablecoin DJED Pekan Depan, Harga ADA Naik?

Share :

Portalkripto.com — Stablecoin algoritmik DJED di ekosistem Cardano siap diluncurkan pekan depan. Kabar ini disampaikan pada 25 Januari 2023 oleh COTI Network, jaringan layer-1 yang mengembangkan stablecoin tersebut.

Meski tak menyebut tanggal pasti, pengumuman dari COTI mengindikasikan stablecoin DJED akan dirilis pada akhir bulan ini. Setelah diluncurkan, DJED dan koin penyeimbangnya, SHEN, akan langsung di-listing di exchange Bitrue yang berbasis di Singapura.

Saat ini, DJED sedang melakukan proses sinkronisasi rantai indeks. Proses ini telah dimulai sepekan yang lalu dan diperkirakan bisa memakan waktu 14 hari.

“Sebagai bagian dari upaya kami dalam mempertaruhkan ADA yang disimpan ke smart contract Djed dan menghasilkan rewards untuk pemegang $SHEN, kami sedang mengembangkan mekanisme snapshot dan UI yang akan ditambahkan ke djed.xyz, dan pemegang $SHEN akan dapat melacak rewards ekstra ini,” kata COTI Network.

Pekan lalu, COTI mengatakan, DJED dijamin 400% hingga 800% oleh ADA. “Artinya, ada jaminan 4 hingga 8 kali lipat dari total DJED yang di-mint,” ujarnya.

Decentralized exchange (DEX) di jaringan Cardano, Minswap, juga telah mengumumkan dua liquidity pool untuk DJED, yaitu ADA/DJED dan ADA/SHEN.

Apa Itu Stablecoin Algoritmik DJED?

Rencana pengembangan stablecoin DJED telah diumumkan dalam Cardano Summit pada 2021. DJED dikembangkan oleh COTI (Currency of The Internet), protokol pembayaran yang mampu memproses 10.000 transaksi per detik dengan biaya yang rendah.

Sebagai stablecoin algoritmik, DJED yang berpasak 1:1 dengan dolar AS akan dijaga nilainya agar tetap stabil dengan memanfaatkan algoritma berbasis smart contract. Dalam pelaksanaannya, skema ini akan bergantung pada penggunaan koin lainnya yang disebut reserve koin, yakni SHEN.

Smart contract akan secara otomatis melakukan burn atau mint DJED dan SHED tergantung pada naik dan turunnya harga. Komunitas juga bisa mendapatkan untung dari mekanisme ini.

Dengan membeli dan menjual SHEN, investor dapat membantu mempertahankan pasak DJED dengan dolar AS, sekaligus mendapatkan rewards. Karena SHEN adalah aset kripto, investor juga bisa meraup keuntungan dari trading.

DJED bisa dilakukan untuk berbagai transaksi keuangan seperti pembayaran, peminjaman, pengiriman uang, dan bahkan sebagai aset lindung nilai.

Harga ADA Terangkat Naik?

Pengumuman COTI akan rencana peluncuran stablecoin DJED hari ini belum mampu mendorong harga koin asli Cardano, ADA. Harga ADA justru tertekan hingga 6% dalam 24 jam terakhir ke $0,3595.

Pergerakan harga ADA dalam 24 jam terakhir. (sumber: CoinMarketCap)

Pada 22 Januari 2023, ADA berhasil melonjak ke titik tertingginya dalam 11 pekan terakhir di $0,384. Namun harganya kembali jatuh hari ini.

Penurunan ini bisa menjadi kesempatan bagi investor untuk melakukan aksi beli sebelum stablecoin DJED diluncurkan pekan depan. Jika komunitas menyambut DJED dengan meriah, bukan tidak mungkin harga ADA bisa ikut terangkat naik.

Sepanjang 2022, ADA tercatat telah kehilangan nilai hingga 81%. Harga ADA juga sudah turun 87% dari all-time high (ATH) pada 28 Agustus 2021 di $3.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.