Donald Trump Sebut Cryptocurrency Adalah Bencana dan Ancaman bagi Dollar AS

Portalkripto.com– Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutkan cryptocurrency atau aset kripto akan menimbulkan potensi bencana yang ia yakini bakal terjadi. 

Trump mengatakan hal tersebut dalam sebuah wawancara dengan FOX Business, kemarin, 31 Agustus. Statement tersebut keluar saat pembawa acara Stuart Varney menanyakan ihwal topik bursa saham AS yang semakin melemah. 

“Saya suka mata uang Amerika Serikat,” kata Presiden AS ke-45 tersebut. 

http://

Dia berpendapat bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency secara langsung akan merugikan mata uang Amerika Serikat dalam hal ini dollar AS. Ia pun menyarankan agar masyarakat dan para orang kaya untuk berinvestasi di mata uang tersebut. 

LIHAT JUGA: 11% Anak Muda Amerika Gunakan Dana Bantuan Covid 19 Untuk Beli Aset Crypto

Trump sejak lama telah menentang cryptocurrency. Pada bulan Juni 2021, Trump menyebutkan bahwa Bitcoin dan aset crypto lain adalah alat untuk menipu. Bahkan, ia pun mencemaskan kemunculan Bitcoin dapat melemahkan upaya AS untuk greenback atau kembali mendorong dollar AS sebagai mata uang cadangan dunia. 

Mata uang dunia ini harus dolar. Dan saya tidak berpikir kita harus memiliki semua Bitcoin dunia di luar sana. Saya pikir mereka harus mengaturnya dengan sangat, sangat tinggi. Itu menghilangkan keunggulan dolar dan pentingnya dolar.”

Posisi dolar AS saat ini dinilai terusik sebagai mata uang cadangan dunia. Namun, sejak pandemi Covid-19, kebijakan The Federal Reserve yang telah mencetak triliunan dollar untuk paket stimulus dinilai sebagai bencana yang justru ada di depan mata. 

LIHAT JUGA: Survey: Sebagian Besar Investor Institusional Masih Tertarik Membeli Aset Kripto

Karena, semakin banyak uang tunai yang disuntikkan ke dalam sistem moneter, semakin rendah nilai yang dimiliki setiap dolar. Sistem moneter ini banyak hal yang menilai menyebabkan peluang besarnya tingkat inflasi. 

Dan saat ini kebijakan Pemerintah AS dan The Fed dengan menurunkan suku bunga juga kondisi kenaikan inflasi sebesar 5,4% , merupakan pertanda buruk bagi dollar AS.