Facebook dan Instagram Down, Pendukung Blockchain: Kelemahan Sistem Sentralisasi

Portalkripto.com– Facebook dan jaringan media sosial miliknya seperti Instagram dan Whatsapp mengalami pemadaman pada Senin malam, 4 Oktober 2021 WIB. Layanan media sosial terbesar di dunia tersebut down selama beberapa jam. 

Mengutip cuitan CTO Facebook Mike Schroepfer, pemadaman tersebut berkaitan dengan masalah jaringan yang dialami oleh raksasa teknologi tersebut. 

“Kami mengalami masalah jaringan dan tim bekerja secepat mungkin untuk men-debug dan memulihkan secepat mungkin,” ujar Mike. 

Penghentian layanan selama beberapa jam tersebut merupakan pemadaman terburuk yang dialami oleh Facebook. Hal ini berdampak pada aktivitas digital 2,89 miliar penggunanya. 

LIHAT JUGA: Edward Snowden: Bitcoin Lebih Kuat Setelah Serangan FUD China

Pada tahun 2019, Facebook mengalami pemadaman selama 14 jam , sementara pemadaman pada tahun 2008—ketika layanan tersebut hanya memiliki 150 juta pengguna—berlangsung selama sekitar satu hari.

Untuk pendukung blockchain dan jaringan terdesentralisasi, pemadaman raksasa media sosial ini adalah contoh menonjol terbaru tentang bagaimana sistem terpusat dapat gagal dalam skala besar. 

Jaringan Blockchain justru menawarkan alternatif potensial untuk model terpusat seperti itu.

“Kehancuran total Facebook dan Instagram hari ini, di antara aplikasi lain, menggambarkan masalah dengan sentralisasi,” kata pendiri dan CEO Unstoppable Domains Matthew Gould, dikutip dari Decrypt.co. 

“Di web yang terdesentralisasi, atau Web 3.0, akan memudahkan pengguna untuk mentransfer data dan kontak mereka ke layanan lain, karena mereka tidak akan bergantung pada Facebook atau login Facebook untuk menghubungi teman dan keluarga mereka atau menggunakan aplikasi favorit mereka.”

Saham Facebook Anjlok

Kegagalan Facebook dalam menangani masalah jaringan tersebut berdampak luas pada harga saham perusahaan tersebut. Saham Facebook turun drastis 4-6% dalam satu hari. 

LIHAT JUGA: Facebook Kembali Serius Garap Proyek Kripto

Fenomena ini menjadi bahan perbincangan yang menarik di media sosial. Topik ini menjadi salah satu pembicaar yang tranding di Twitter. 

Perbincangan menjadi lebih menarik ketika penggemar Bitcoin masuk dalam diskusi tersebut. Banyak penggemar Bitcoin yang menikmati kesadaran bahwa cryptocurrency terkemuka saat ini memiliki kapitalisasi pasar yang lebih besar daripada Facebook , karena harga sahamnya yang turun. 

http://

Kapitalisasi pasar Bitcoin duduk sekitar $925 miliar pada tulisan ini, sementara kapitalisasi Facebook hanya di bawah $920 miliar, dengan harga sahamnya turun hampir 5% pada hari itu.

PENULIS: IQBAL LAZUARDI/PORTALKRIPTO.COM