Jaringan Blockchain Solana Bermasalah, Harga SOL Langsung Turun 10%

Portalkripto.com– Aset crypto asli blockchain Solana SOL mulai meredup setelah pada awal bulan September terus meroket menciptakan harga tertinggi baru. Solana mendapat sejumlah masalah dalam jaringan yang menjadikan koin ini diperbincangkan di media sosial. 

Berdasarkan data coinmarketcap, harga SOL merosot sekitar 20% dalam 7 hari terakhir. Kapitalisasi pasarnya pun menurun pada perdagangan, 17 September 2021. Saat ini SOL berada pada level $146,08, turun 10% selama 24 jam. 

Sejumlah kendala yang dialami oleh Solana cukup penting. Bahkan, pada 14 September 2021, selama berjam-jam validator Solana telah menghentikan jaringan blockchainnya untuk meningkatkan kembali jaringan yang down karena terlalu sibuk.

LIHAT JUGA: Analisis Harga BNB, Akankah Tembus Harga $500?

Mengutip Decrypt, jaringan Solana pun sempat berhenti pada pagi tadi. Validator masih bekerja untuk mengembalikan fungsi jaringan. Namun, saat dicek di solscan.io, nampaknya jaringan Solana sudah kembali aktif dan mulai melakukan validasi transaksi. 

Berdasarkan unggahan akun Twitter Solana, menyebutkan bahwa downtime Solana tersebut dipengaruhi oleh banjir transaksi yang dikirim dari bot dengan jumlah 400.000 transaksi per detik. Hal itu menyebabkan jaringan bercabang ke jalur yang berbeda, hingga membanjiri memori beberapa node.

http://

Akankah Kembali ATH?

Pada akhir Agustus 2021, SOL telah mencetak harga tertingginya dari harga $35 ke harga $213. Peningkatan harga ini sangat monumental, hingga SOL terus diperbincangkan sebagai the real Ethereum Killer. 

Namun, setelah developer mulai membedah infrastruktur jaringan blockchain Solana di Twitter, harga SOL perlahan meredup. 

Namun, analis yang cukup terkenal di Telegram Rose memberikan analisisnya teknikalnya terkait pergerakan harga Solana. Pada 16 September 2021, akun tersebut memprediksi SOL akan menyentuh titik resistensinya di harga $178. Sedangkan, saat laporan ini ditulis, harga SOL malah terus turun ke harga $144.

 

PENULIS: IQBAL LAZUARDI/PORTALKRIPTO.COM