Kampus AS Buka Kelas Bitcoin

Share :

Portalkripto.com — Ketertarikan komunitas akademik terhadap Bitcoin dan teknologi blockchain membuat inovasi hasil perkembangan sains ini semakin mendapat tempat di kalangan cendekiawan. Baru-baru ini, salah satu kampus di Amerika Serikat (AS), Texas A&M, mengumumkan pembukaan kelas Bitcoin di kampus mereka.

Berdasarkan pengumuman di Twitter, kelas Bitcoin ini disediakan untuk mahasiswa College of Engineering dan Mays Business School di Texas A&M. Kelas tersebut bakal dimulai pada 17 Januari, menurut Associate Professor di Texas A&M, Korok Ray.

Ray mengatakan dirinya bakal mengampu kelas “Bitcoin Protocol” yang ia sajikan kepada para mahasiswanya. Belum diketahui berapa jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan diri. Kampus Texas A&M memiliki lebih dari 74.000 mahasiswa.

Setelah “Bitcoin Protocol” rampung, pembahasan akan dilanjutkan dengan kelas “Programming Bitcoin”. Di kelas tersebut, para mahasiswa akan mempelajari sejumlah hal tentang pemrograman Bitcoin.

Upaya untuk menghadirkan kelas Bitcoin dalam perkuliahan di kampus ini bukanlah perkara gampang. Ray mengaku dirinya harus bersusah payah melewati proses yang memakan waktu berbulan-bulan lamanya untuk mendapat persetujuan dari komite kurikulum kampus.

Texas A&M bukanlah satu-satunya kampus yang mulai menyajikan materi khusus tentang blockchain atau cryptocurrency. Beberapa universitas terkenal di AS dan negara lain juga telah menyajikan materi tentang kripto, termasuk antara lain Universitas Harvard, Institut Teknologi Massachusetts, Universitas Oxford, Universitas Nasional Singapura, Universitas Cornell, dan Universitas California Berkeley.

Di luar kampus, kelas-kelas tentang kripto juga dihadirkan kepada publik. Pada musim panas 2022, eks bos Twitter Jack Dorsey dan rapper Jay-Z berkolaborasi menghadirkan program The Bitcoin Academy. Program tersebut menyajikan serangkaian kelas untuk penghuni The Marcy Houses, kompleks perumahan publik di New York.

Kebutuhan Tenaga Profesi Kripto

Peningkatan ketertarikan kalangan akademisi untuk mempelajari blockchain dan kripto ini regulasi terus terjadi di tengah diskursus tentang legalitas dan regulasi kripto yang semakin meluas di AS. Minat juga bertumbuh di tengah kebutuhan akan ahli dan tenaga kerja profesional di bidang blockchain dan industri digital terkait kripto secara umum.

Laporan ringkasan industri tahunan The Block menyebut, jumlah pekerjaan di industri aset digital melonjak lebih dari 351% di 2022 menjadi 82.248 dari 18.200 pada tahun 2019.

Bursa kripto terbesar di dunia, Binance, belum lama ini mengumumkan mereka berencana untuk menambah ribuan pekerja anyar sepanjang tahun 2023.