The Fed Isyaratkan Jeda Pemangkasan Suku Bunga, Bitcoin Turun dari Level $90 Ribu

The Fed Isyaratkan Jeda Pemangkasan Suku Bunga, Bitcoin Turun dari Level $90 Ribu
Share :

Ringkasan Utama

Powell sinyalkan jeda pemangkasan suku bunga setelah menyebut kebijakan The Fed sudah berada dalam “rentang netral.”

Peluang rate cut Januari turun menjadi hanya 24% berdasarkan CME FedWatch, sementara 76% pasar memperkirakan suku bunga tetap.

Inflasi dan tarif Trump disebut Powell sebagai risiko utama, dengan potensi inflasi memuncak pada kuartal pertama 2026.

Bitcoin terkoreksi ke $92.000 setelah sempat menyentuh $94.000, mengikuti pola pergerakan pasca-FOMC sepanjang tahun ini.

 

Pernyataan terbaru Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengindikasikan bahwa FOMC kemungkinan menunda pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Selama pidatonya, ekspektasi pasar bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah pada pertemuan Januari melonjak tajam, sementara Bitcoin turun setelah sempat menyentuh $94.000.

Q&A: Apa Pengaruh Suku Bunga ke Pasar Kripto?

Bagaimana perubahan suku bunga memengaruhi pasar aset kripto?

Jawaban: Suku bunga memiliki efek langsung pada selera risiko investor.

• Saat suku bunga naik, biaya pinjaman meningkat dan likuiditas berkurang. Investor biasanya menghindari aset berisiko seperti kripto dan memilih aset aman.

• Saat suku bunga turun, likuiditas meningkat. Investor lebih agresif dan pasar kripto, termasuk Bitcoin dan altcoin, biasanya mengalami kenaikan.

 

Powell Isyaratkan Suku Bunga Ditahan Lebih Lama

Dalam pernyataan pembuka konferensi pers FOMC, Powell mengatakan bahwa penyesuaian kebijakan sejak September telah membawa The Fed berada dalam “rentang estimasi netral yang masuk akal.”

Posisi ini, menurutnya, memberi ruang bagi komite untuk menentukan langkah dan waktu penyesuaian lanjutan berdasarkan data terbaru, prospek ekonomi, serta keseimbangan risiko.

Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa The Fed kemungkinan menghentikan siklus pemangkasan suku bunga menjelang FOMC Januari 2026. Seperti dilaporkan sebelumnya, proyeksi median pejabat The Fed menunjukkan hanya satu pemangkasan 25 bps pada 2026, setelah tiga pemangkasan tahun ini.

BACA JUGA: Bitcoin Masih Diragukan Bisa Tembus $100.000, Berikut Sejumlah Faktornya

Powell juga menegaskan bahwa risiko pelemahan pasar tenaga kerja meningkat, sementara inflasi masih cukup tinggi. Ia menambahkan bahwa suku bunga kemungkinan tetap sama atau hanya turun sedikit tahun depan, dan tidak ada anggota komite yang melihat kenaikan suku bunga sebagai skenario utama.

Powell turut menyebut bahwa risiko inflasi sebagian besar berasal dari tarif Trump, yang menurutnya hanya akan memicu kenaikan harga satu kali. Ia memperkirakan inflasi dapat mencapai puncaknya pada kuartal pertama tahun depan jika tidak ada pengumuman tarif baru.

Peluang Pemangkasan Suku Bunga Januari Turun

Data CME FedWatch menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga pada Januari turun tajam selama pidato Powell. Saat ini, hanya ada peluang 24% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga lagi sebesar 25 basis poin, sementara peluang suku bunga tetap tidak berubah melonjak ke 76%.

Powell mengatakan The Fed akan memiliki lebih banyak data menjelang pertemuan Januari. Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan merilis laporan inflasi PPI pada 14 Januari dan CPI pada 13 Januari.

Meskipun The Fed memproyeksikan hanya satu pemangkasan suku bunga pada 2026, kepala ekonom Bloomberg, Anna Wong, memperkirakan The Fed dapat memangkas hingga 100 bps tahun depan, mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan payroll yang lemah dan minimnya tanda-tanda inflasi kembali naik.

Perlu dicatat bahwa masa jabatan Powell sebagai ketua The Fed berakhir pada Mei, dan Trump diperkirakan akan menunjuk pengganti yang siap melakukan pemangkasan suku bunga secara agresif. Kevin Hassett—kandidat terkuat—pernah mengatakan bahwa ruang pemangkasan suku bunga masih sangat besar.

Setelah pernyataan Powell, harga Bitcoin diperdagangkan di sekitar $92.000 menurut TradingView. Aset ini sebelumnya sempat naik hingga $94.000 sebelum terkoreksi—pola yang sering terjadi setelah sebagian besar pertemuan FOMC tahun ini.