Penambang Bitcoin Core Scientific Masih Boncos

Share :

Portalkripto.com — Penambang Bitcoin, Core Scientific, mencatatkan kerugian dalam kepemilikan Bitcoinnya. Pada Juli lalu, perusahaan itu dilaporkan menjual 1.975 BTC dengan harga satuan $22.000 dan mengantongi $44 juta dari penjualan tersebut.

Namun, sepanjang Juli, hanya 1.221 BTC yang berhasil ditambang. Dengan demikian, BTC yang dijual lebih banyak daripada yang ditambang.

Per 31 Juli, di kas Core Scientific tersisa BTC sebanyak 1.205 dan uang tunai sebesar $83 juta.

“Pendapatan dari penjualan Bitcoin pada Juli lalu digunakan untuk membayar investasi modal terkait dengan peningkatan kapasitas pusat data,” kata Core Scientific dalam keterangan resminya, dikutip Cointelegraph.

Perusahaan itu juga membayar utang ke perusahaan server penambangan, Bitmain, untuk pemesanan 100.000 server ASIC pada 2021. ASIC merupakan mesin khusus yang digunakan untuk menambang Bitcoin.

Utang Core Scientific kepada Bitmain terkait server ASIC ini masih kurang $10 juta.

Bear market telah memaksa banyak perusahaan penambangan kripto untuk melikuidasi Bitcoin yang mereka miliki.

Meskipun aksi jual ini mengurangi jumlah Bitcoin yang dimiliki Core Scientific, ternyata perusahaan ini pernah mengalami situasi yang lebih parah sebelumnya.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Analisis Pergerakan Harga BTC, ETH, dan BNB, 5 Agustus 2022

Adopsi Bitcoin El Salvador Berbuah Manis, Kunjungan Turis Melonjak 82,8%


Pada Juni lalu, Core Scientific menjual 7.202 BTC senilai $165 juta untuk meningkatkan likuiditas karena harga BTC jatuh di bawah $30.000. Ironisnya, pada bulan yang sama, perusahaan tersebut hanya berhasil menambang 1.106 BTC.

Core Scientific bulan lalu mengerahkan 14.000 server ASIC untuk meningkatkan kapasitas hash rate-nya menjadi 19,3 exahash per detik (EH/s). Kapasitas ini merupakan yang terbesar dari semua perusahaan penambangan yang terdaftar di Amerika Utara.

Sekitar 44% dari total hash rate Core Scientific dihasilkan melalui layanan colocation, yakni pelanggan menyewa server ASIC di pusat data Core Scientific. Perusahaan menandatangani perjanjian colocation dengan pelanggan pada Juli lalu, yang diharapkan menghasilkan $50 juta pendapatan tahunan.

Core Scientific adalah salah satu penambang skala industri yang menghentikan operasi di Texas untuk melindungi jaringan dari gelombang panas luar biasa yang terjadi di wilayah itu awal bulan lalu.