Bank Rusia Segera Sahkan Kripto Sebagai Alat Pembayaran Lintas Negara

Share :

Portalkripto.com — Bank Rusia dilaporkan telah menyetujui penggunaan kripto sebagai alat pembayaran lintas negara (cross-border payment). Menurut bank sentral tersebut, penggunaan kripto sudah tidak dapat dihindari dalam kondisi geopolitik saat ini.

Kantor berita Rusia, TASS, pada Senin (5/9) melaporkan, Wakil Menteri Keuangan Rusia Alexei Moiseev mengungkapkan, kripto sebagai alat pembayaran internasional akan segera disahkan oleh Bank Rusia dan Kementerian Keuangan.

Moiseev juga menyinggung pentingnya mengaktifkan platform kripto lokal di Rusia. Menurutnya, banyak warga Rusia yang mengandalkan platform asing untuk membuka wallet kripto.

“Hal ini perlu dilakukan Rusia, melibatkan entitas (kripto) yang diawasi oleh bank sentral, yang wajib mematuhi persyaratan anti-pencucian uang dan Know Your Customer,” ujar Moiseev, dikutip Cointelegraph.


BACA JUGA

Binance Hapus Stablecoin USDC, USDP, dan TUSD

LG Gandeng Jaringan Hedera Bawa NFT ke dalam Smart TV

Pelanggan Mt. Gox Punya Waktu hingga 15 September Ajukan Penggantian Dana


Anggota Parlemen Rusia diketahui selalu menentang gagasan penggunaan kripto sebagai alat pembayaran. Pada 2020, Rusia mengadopsi undang-undang kripto yang secara resmi melarang penggunaan mata uang kripto seperti Bitcoin (BTC) untuk tujuan pembayaran.

Selama ini, Bank Rusia selalu bersikap skeptis terhadap kripto karena ingin melindungi mata uang resmi Rusia, Rubel. Rubel merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah di negara tersebut.

Gagasan penggunaan kripto sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional di Rusia muncul pada akhir 2021. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan masih terlalu dini untuk menggunakan kripto dalam perdagangan sumber daya energi seperti minyak dan gas.

Namun, setelah Barat memberikan sanksi ekonomi terhadap Rusia, imbas dari invasi ke Ukraina, situasi berubah. Pada Mei lalu, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia telah membocorkan informasi bahwa pembayaran kripto cepat atau lambat akan segera disahkan.

Lalu, Gubernur Bank Rusia Elvira Nabiullina akhirnya mendukung kripto sebagai alat pembayaran lintas negara. Namun, ia menolak jika kripto masuk ke dalam sistem keuangan domestik Rusia.

Menurut Moiseev, karena situasi geopolitik yang telah berubah, Bank Rusia sedang mempertimbangkan untuk mengatur industri kripto lebih lanjut. Menurutnya, infrastruktur keuangan yang ada saat ini masih terlalu kaku bagi kripto untuk bisa digunakan.