Bitcoin Ditutup dengan Manis di Bulan Juli, Akankah jadi Momentum Bullish?

Share :

Portalkripto.com — Pergerakan Bitcoin sepanjang Juli 2022 ini berada dalam kinerja terbaiknya dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Meski mengalami kenaikan harga, namun dominasi Bitcoin pada Juli ini mengalami penurunan.

Sementara total Market Cap aset kripto kembali berada di atas $1 Triliun, setelah sebulan sebelumnya sempat anjlok di level $762,828 Miliar.

Catatan lainnya, setelah berada dalam kategori extreme fear sepanjang Juni, Fear and Greed Index pada Juli ini memperlihatkan perbaikan meskipun tetap dalam kategori fear. Pada 1 Juli, index Fear and Greed berada di level 11 dan ditutup di level 39 pada 31 Juli. Tercatat level tertinggi sepanjang Juli adalah 42 pada 30 Juli.

Sementara itu, mengamati pergerakan kinerja BTC di paruh kedua tahun 2022 ini, ahli strategi komoditas senior di Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, masih meninggalkan sedikit keraguan tentang pergerakan Bitcoin kedepannya.

Namun, di satu sisi jika Federal Reserve akan terus menggenjot kenaikan suku bunga, ia mangatakan, bisa jadi ini akan menandai poros baru Bitcoin untuk melanjutkan tren dalam mengungguli sebagian besar aset.

“Juli menandai diskon paling tajam dalam sejarah Bitcoin ke rata-rata pergerakan 100 dan 200 minggu, dengan implikasi untuk itu pulih.” “Saya melihat risiko vs. imbalan cenderung menguntungkan untuk salah satu pasar bull terbesar dalam sejarah,” ujarnya dalam sebuah utas di Twitter, 31 Juli 2022.

Lantas, bagaimana pergerakan Bitcoin secara teknikal apakah mendukung asumsi bullish yang akan dihadapi aset kripto terbesar ini? Berikut adalah laporan terperinci teknikal analisa bulanan (Juli):

BTC/USDT

Harga Bitcoin berhasil ditutup hijau setelah mengalami penurunan selama tiga bulan dari April-Juni 2022. Kandil bulan Juli berhasil ditutup dengan kenaikan sebesar 16,80%. Hal tersebut menjadi angin segar bagi para trader dan investor aset kripto.

Kandil bulanan Bitcoin pagi ini ditutup pada harga $23.293, level tertinggi berada pada harga $24.668 dan level terendah berada pada harga $18.781.

BTC/USDT monthly chart. Source: TradingView. By: Arli Fauzi

Harga all time high (ATH) pada tahun 2017 masih menjadi support yang kuat untuk penurunan harga Bitcoin. Terlihat terjadi pantulan ketika penurunan harga Bitcoin berada pada level tersebut. Kenaikan harga Bitcoin pada bulan Juli didukung oleh volume yang tinggi, hal tersebut kemungkinan bisa menjadi awal dari perlawanan terhadap winter season saat ini.

Secara keseluruhan pergerakan harga Bitcoin saat ini masih berada dalam trend bearish. Meski begitu bukan berarti harga Bitcoin terus turun tanpa adanya pantulan atau kenaikan harga. Penurunan menjadi primary trend dan kenaikan harga akan selalu ada pada secondary trend pada winter season.

Ada kemiripan antara kondisi saat ini dengan kondisi pada saat harga Bitcoin mengalami penurunan setelah berhasil membentuk harga tertinggi sepanjang masa. Harga Bitcoin mengalami penurunan selama tiga bulan yaitu pada bulan November 2021-Januari 2022 sebesar 52,29%, yang kemudian berhasil pullback dan mengalami kenaikan pada Februari-Maret 2022 sebesar 46,40%.

Sedangkan, pergerakan Bitcoin saat ini pun mengalami penurunan selama tiga bulan pada April-Juni 2022, kemudian pada bulan Juli berhasil ditutup positif.

Melihat dari sejarah pergerakan harga Bitcoin yang sudah dijelaskan tersebut, ada kemungkinan bahwa penutupan kandil bulan Juli bisa menjadi pemicu dan awal yang baik untuk kenaikan harga Bitcoin. Target kenaikan apabila Bitcoin mampu mempertahankan laju kenaikannya berada pada harga $29.298, dan solid support masih berada pada harga $19.798.

Bitcoin Dominance

Kenaikan harga Bitcoin pada bulan Juli bertolak belakang dengan dominasinya. Bitcoin dominance atau dominasi Bitcoin kembali ditutup merah, lebih rendah dari bulan sebelumnya. Kandil bulanan Bitcoin dominance (BTC.D) pada bulan Juli ditutup pada level 42,03%, mengalami penurunan sebesar 4,37%.

BTC.D 1M Tradingview by Arli Fauzi

Tetapi hal tersebut menjadi kondisi yang baik untuk altcoin, karena dengan adanya pelemahan terhadap dominasi Bitcoin, berarti ada kenaikan terhadap total market cap atau kapitalisasi pasar pada altcoin.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Vitalik Buterin: Perusahaan Metaverse akan Gagal Termasuk Facebook

Akankah The Merge Ethereum Berimbas pada Kenaikan Harga ETH?


Tentu saja hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya kenaikan yang signifikan dari beberapa altcoin, seperti ETH yang naik sebesar 56,69%, BNB naik sebessar 29,05%, bahkan ETC mengalami kenaikan sebesar 142,17%.

Total Market Cap and Fear & Greed

Pada Juni lalu, total market cap pada aset kripto turun sebesar 33% hingga menyentuh level $762,828 Miliar. Tetapi pada bulan Juli, total market cap pada aset kripto berhasil naik sebesar 22,38% dan kembali berada pada level $1 Triliun.

Crypto Total Market Cap 1M Tradingview by Arli Fauzi

Kandil bulanan pada total market cap aset kripto ditutup pada level $1,06 Triliun, level tertinggi berada pada $1,112 Triliun, dan level terendah berada pada $824,069 Miliar.

Jika kenaikan harga pada aset kripto berlanjut, maka ada kemungkinan target kenaikan pada total market cap selanjutnya berada pada level $1,303 Triliun. Tentu saja hal tersebut dapat terealisasi dengan adanya sentimen market yang baik.

Fear and Greed Index

Fear and greed index bulan lalu ditutup pada kategori extreme fear di level 14 yang menandakan sentimen market pada saat itu sedang berada pada penurunan yang kuat, sehingga terjadi ketakutan terhadap perdangan di pasar kripto.

Tetapi terjadi pembalikan di bulan Juli ini, terlihat fear and greed index perlahan mengalami kenaikan hingga berada di atas level 30 dan sempat mencapai level 42 pada 30 Juli 2022. Meskipun masih dalam kategori fear, tetapi terlihat adanya recovery terhadap market kripto, yang tentu saja kondisi tersebut berpengaruh positif bagi pergerakan harga aset kripto.

Total Exchange Netflow Bitcoin

Exchange netflow merupakan total selisih antara Bitcoin yang masuk ke exchange (inflow exchange) dan yang keluar dari exchange (outflow exchange).

Exchange Netflow 1M Cryptoquant

Penutupan positif pada total exhcange netflow (bar hijau), menandakan adanya kenaikan pada jumlah Bitcoin yang masuk ke exhcange. Hal tersebut menjadi indikasi akan adanya tekanan jual yang kuat untuk spot market, dan untuk market derivatif berarti adanya volatilitas yang tinggi.

Sedangkan penutupan negatif pada total exchange netflow (bar merah), menandakan adanya kenaikan pada jumlah Bitcoin yang keluar dari exchange untuk disimpan di wallet, yang tentu saja hal tersebut mengindikasikan adanya aksi beli Bitcoin di exchange untuk disimpan.

Pekan pertama dan kedua di bulan Juli, terlihat net flow exhange didominasi oleh Bitcoin yang keluar. Kondisi terebut menjelaskan bahwa banyaknya aksi beli yang dilakukan di saat harga Bitcoin berada pada $19.254-$20.581, dan hal tersebut mampu mendorong harga Bitcoin naik hingga mencapai level $23.395.

Memasuki pekan ke tiga, tepatnya tanggal 17 Juli, terlihat adanya peningkatan yang signifikan terhadap jumlah Bitcoin yang masuk ke exhcange, hal tersebut yang menjadi indikasi adanya penurunan terhadap harga Bitcoin pada 19-26 Juli yang turun hingga ke level $21.257.

Meski begitu, pada akhir pekan ke tiga dan memasuki pekan ke empat, terlihat bahwa Bitcoin yang keluar dari exchange lebih mendominasi, hal tersebut mengindikasikan bahwa aksi beli lebih mendominasi pasar dan terbukti ketika mendekati akhir Juli harga Bitcoin kembali mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

EDITOR: ANDRES FATUBUN

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.