DeFi Dalam Pengawasan Regulator, SEC Selidiki Uniswap

Portalkripto.com-Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat dilaporkan sedang menyelidiki salah satu startup exchange cryptocurrency terdesentralisasi terbesar di dunia, Uniswap.

Menurut laporan Wall Street Journal, regulator sekuritas AS telah memulai penyelidikan ke pengembang utama Uniswap, yaitu Uniswap Labs.

Laporan tersebut mengatakan bahwa penegak hukum mencari informasi tentang layanan pemasaran dan investor Uniswap, mengutip sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut.

Sementara itu, seorang juru bicara Uniswap Labs mengatakan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk mematuhi undang-undang dan peraturan yang mengatur industri. 

“Kami akan memberikan informasi kepada regulator yang akan membantu mereka dengan pertanyaan apa pun,” ujarnya mengutip Wall Street Journal, Jumat, 3 September 2021.

LIHAT JUGA: ADA Masih Sulit Tembus Harga $3, Sinyal Bearish Menghantui

Berita itu muncul di tengah regulator AS yang ingin meningkatkan pengawasan terhadap industri keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ketua SEC Gary Gensler bulan lalu mengumumkan rencana otoritas untuk meningkatkan lebih banyak aturan terkait kripto yang menargetkan DeFi, token offering, dan stablecoin. 

Pada akhir Agustus, regulator AS menandatangani kesepakatan $125.000 dengan salah satu perusahaan analitik blockchain AnChain.AI untuk mendapatkan bantuan teknis dalam memantau dan mengatur industri DeFi.

Sebelum peningkatan upaya SEC untuk mengawasi industri DeFi, Uniswap menghapus lusinan token dan saham token dari platform perdagangannya pada akhir Juli, dengan alasan aturan yang diperketat.

LIHAT JUGA: Solana Salip Posisi Dogecoin Sebagai Cryptocurrency Terbesar Ketujuh

Menurut definisinya, industri DeFi adalah bentuk keuangan berbasis blockchain yang tidak bergantung pada perantara keuangan pusat mana pun, yang mengoperasikan transaksi melalui mekanisme protokol otomatis yang dikenal sebagai smart contract.

Uniswap adalah exchange terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk bertukar antara koin dan token berbasis Ethereum tanpa entitas pusat. Exchange ini merupakan salah satu exchange terdesentralisasi terbesar, dengan volume perdagangan $ 1,5 miliar selama 24 jam terakhir pada saat penulisan, menurut data dari CoinMarketCap.

 

PENULIS: GALIH MUHAMMAD/PORTALKRIPTO.COM