Ethereum Diprediksi Turun 40% di Tengah Ancaman Resesi

Share :

Portalkripto.com — Sebagian pelaku industri kripto sepakat bahwa harga Ethereum (ETH) belum mencapai titik terendahnya.

Salah satunya seperti yang disampaikan oleh pendiri Pangea Fund Management, Daniel Cheung. Dia mengatakan ETH pada akhirnya bisa turun 40% dalam dua bulan ke depan karena investor menyesuaikan diri dengan risiko resesi yang akan datang.

Cheung juga menunjukkan kenaikan inflasi dan penurunan pendapatan perusahaan sebagai faktor yang dapat menganggu pasar saham.

“Kami masih belum melihat kapitulasi yang nyata dan Juli dan Agustus berpotensi menjadi bulan-bulan terburuk,” urai Cheung dalam utas panjang di Twitter.

Komentar Cheung muncul setelah ETH mengalami penurunan lebih dari 70% sepanjang tahun ini. Pada saat penulisan, menurut data CoinGecko, kripto paling berharga kedua setelah Bitcoun ini turun 2,3% menjadi $1.120 dalam 24 jam.

Cheung mengatakan pasar kripto menjadi semakin berkorelasi dengan ekuitas, khususnya saham teknologi di Nasdaq, dan dia berharap tercipta status quo antara keduanya pada saat sekarang dan Agustus yang akan datang.

Dia memperkirakan pendapatan perusahaan akan turun selama resesi dan rasio harga/pendapatan juga akan turun turun. Hal ini berarti saham akan turun sekitar 20% lagi.

Perkiraan itu berdasar ekuitas yang sudah turun 30% dari puncaknya baru-baru ini, karena investor perlahan menyesuaikan ekspektasi pendapatan mereka setelah beberapa tahun keuntungan super.

Penurunan sebesar ini berpotensi menyeret Ethereum turun menjadi sekitar $500 dalam jangka pendek dari harga $1.200 pada 29 Juni. Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan bahwa ekonomi menyusut pada laju tahunan sebesar 1,6% pada kuartal pertama yang memicu kekhawatiran resesi.


Kamu Bisa Baca Artikel Lainnya:

Bitcoin Mulai Ditinggalkan Investor Karbitan

Menilik Penurunan Bitcoin dari Kacamata Investor

Pelaku Industri Kripto Optimis Badai akan Berlalu


Prediksi Cheung berpotensi nyata jika Bank Sentral Eropa (ECB) jadi menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir untuk mengendalikan inflasi yang melonjak di zona euro.

ECB mengatakan akan menaikkan suku bunga utamanya sebesar 0,25% pada bulan Juli, dengan kenaikan lebih lanjut direncanakan pada bulan September, yang mungkin lebih besar dari 0,25 jika inflasi bertahan atau memburuk.

Dengan perubahan terkini, perkiraan inflasi zona euro terbaru adalah 8,1% jauh di atas target ECB.

ECB meyatakan inflasi tinggi merupakan tantangan besar bagi semua dan ECB memastikan bahwa inflasi kembali ke target 2% dalam jangka menengah.

Kepala strategi di Principal Global Investors, Seema Shah, mengatakan dengan prospek inflasi ini dan jalur yang tidak dapat dihindari untuk tingkat suku bunga yang lebih tinggi, ECB menghadapi ancaman stagflasi secara frontal.

“Penahanan biaya hidup yang sangat tinggi berarti bahwa pertumbuhan kawasan euro akan melambat hingga paruh kedua tahun ini, dengan kemungkinan resesi semakin besar – terutama sekarang dengan pengetatan kebijakan yang tajam dalam waktu dekat,” jelasnya.

Komunitas Kripto Optimis ETH Bakal Membaik

Apa yang disampaikan Cheung ini berbeda dengan optimisme komunitas kripto.

Beberapa waktu lalu, komunitas di CoinMarketCap memperkirakan bahwa ETH akan diperdagangkan dengan harga rata-rata $2.529 pada 31 Juli 2022.

Data dari dune.com mencatat pada bulan Juni ini Ethereum terus mengumpulkan ratusan ribu alamat baru, yaitu sekitar 500.000 alamat baru setiap minggu, sehingga secara kumulatif jumlahnya melebihi 200 juta alamat.

Sementara baru-baru ini Facebook Meta (NASDAQ: FB) telah menguji Ethereum dan Polygon NFT dengan sejumlah kreator tertentu di AS. Di saat bersamaan, Euro Coin Circle sekarang tersedia di Ethereum dan akan didukung oleh exchange dan protokol DeFi terkemuka.