Jadi Korban Phising, Bintang Film Seth Green Kehilangan NFT BAYC Senilai Rp 4,3 M

Share :

Portalkripto.com — Bintang film Hollywood, Seth Green, kehilangan empat token non-fungible (NFT) Bored Ape Yacht Club (BAYC) senilai $300 ribu (setara Rp 4,3 milyar) atau sekitar 145 Ethereum dalam serangan phising.

Selain BAYC, ia juga kehilangan dua Mutant Ape Yacht Club (MAYC) dan satu Doodle.

Green menyebutkan ia baru sadar menjadi korban phising ketika mencoba membeli NFT, namun wallet-nya terhubung ke situs web scam.

“Itu terjadi pada saya. 4 NFT saya dicuri,” kata Green dalam tweet. Dia meminta tolong kepada komunitas kripto untuk tidak membeli empat NFT yang dicurinya, sambil dia bekerja untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Namun permintaan Green itu terlambat, karena para peretas sudah menjual karya seni digital tersebut dengan harga sekitar $330.000 atau sekitar 160 ETH. The Bored Ape dijual seharga lebih dari $200.000 dan Mutant Ape seharga $42.000. Pada saat berita ini ditayangkan dua NFT lainnya masing-masing bernilai sekitar $26.000.

Meski demikian, Green yang pernah membintangi sejumlah produksi Hollywood terkenal seperti Italian Job dan Austin Powers, berhasil mengidentifikasi salah satu pembeli NFT yang dicuri. Dalam profil di twitternya, pembeli tersebut menuliskan profesinya sebagai fotografer jalanan.

“@DarkWing84 sepertinya kamu membeli BAYC curianku, hubungi saya agar kita bisa memperbaikinya,” jelas dia. Cuitannya itu tidak ditanggapi. Sementara itu pasar NFT, OpenSea, sejak mengetahui adanya pembobolan melarang penggunanya melakukan jual beli NFT.

Phishing Semakin Marak Menyerang Wallet Kripto

Serangan phishing dapat dilakukan dalam berbagai modus. Namun pada intinya, si peretas berhasil memikat korban yang tidak menaruh curiga untuk memberikan informasi pribadi dan sensitif atau mengunjungi situs web jebakan.


Jelajahi Artikel Lain:

Tak Sekedar Koleksi, NFT Bisa Mengubah Industri Tiket

Spotify Uji Coba Galeri NFT di Profil Musisi

Getty Images Luncurkan NFT, Fotografer Kawakan Mendulang Cuan


Dalam kasus phising NFT, korban biasanya menerima email atau pesan dari penyedia wallet yang meminta mereka mengubah kata sandi. Padahal email atau pesan tersebut palsu.

Setelah informasi pribadi ada di tangan peretas, mereka kemudian menggunakannya untuk membuat kredensial masuk baru dan menguras isi wallet.

Itulah yang terjadi pada Seth Green.

Green mengungkapkan bahwa dia mencoba untuk membeli NFT Gutter Clone, tiruan dari koleksi Gutter Cats yang populer. Green kemudian menghubungkan dompetnya ke situs tersebut, yang ternyata adalah situs palsu.

“Tautan phishing ini terlihat bersih,” kata Green. Menurut catatan transaksi di alamat wallet Green, pencurian tersebut terjadi pekan lalu.

Menurut data hacked.slowmist yang merekap peretasan dan jumlah kerugian, sepanjang Mei ini, NFT sudah enam kali diretas dengan nilai kerugian sedikitnya $300.000 dan 115 BNB.