Kronologis dan Penyebab Kebangkrutan Celsius Network

Share :

Portalkripto.com — Di tengah kehancuran pasar kripto yang lebih luas, platform pinjaman kripto, Celsius, pada 13 Juni 2022, mengumumkan  bahwa mereka menangguhkan semua penarikan pada platform pinjamannya, dengan alasan kondisi pasar ekstrem dan kebutuhan untuk menstabilkan likuiditas.

Beberapa jam setelah pengumuman tersebut, token asli Celsius, CEL, anjlok 70% dalam satu jam.

Tepat satu bulan kemudian, pada 13 Juli 2022, Celsius Network mengajukan pailit berdasarkan Bab 11 ke pengadilan di Distrik Selatan New York.

Celcius menyatakan keputusan ini demi kepentingan komunitas yang merupakan prioritasnya dan akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memenuhi kewajibannya terhadap nasabah.

Celcius berada dalam bawah tekanan yang hebat setelah Federal Reserve secara agresif menaikkan suku bunga yang membuat sentimen risiko menjadi negatif.

Sebelum Celcius, perusahan lainnya yang mengajukan perlindungan kepailitan Bab 11 adalah pialang kripto Voyager Digital Ltd. Sementara Three Arrows Capital (3AC) mengajukan pailit bab 15 di New York guna melindungi asetnya di Amerika Serikat (AS) setelah perintah likuidasi dari Kepulauan Virgin Britania Raya.

Penyebab Kebangkrutan Celsius

Celsius merupakan platform pinjaman keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang cukup umum dalam pasar kripto. Siapa pun dapat memberi pinjaman dan meminjam dana. Namun bagi mereka yang tertarik untuk meminjam uang, pinjaman tersebut perlu dijaminkan secara berlebih, yang berarti peminjam harus menyetor lebih banyak daripada yang mereka pinjam.

Setelah nasabah mengambil risiko dan menaruh sejumlah uang pada protokol, mereka akan memperoleh hasil yang menarik. Menurut situs webnya, Celsius menawarkan pengembalian lebih dari 7% pada stablecoin seperti USDC dan Tether, 7,25% untuk Polygon, 6% untuk Ethereum, dan 6,25% untuk Bitcoin.

Protokol kemudian meminjamkan token yang dikumpulkan dengan harga lebih tinggi kepada peminjam. Celsius menegaskan tidak menggunakan kripto nasabahnya untuk apa pun selain pinjaman dalam protokol dan operasi penambangan Bitcoin. Untuk mendapatkan kepercayaan dari nasabah dan nilai jualnya, Celcius memberikan kesaksian tentang transparansi dan audit real time.

Lalu bagimana Celcius bisa rontok?

Pada 13 Juni 2022, Celcius mengumumkan penangguhan penarikan. Tak lama setelah itu token CEL Celsius jatuh bebas. Pasar kripto lainnya mengikuti namun tak separah Celcius.

Penyebab jangka pendek dari masalah Celsius adalah akibat Lido’s Staked Ether (stETH), sebuah token yang dipatok ke ETH Ethereum.

stETH mewakili ETH yang terkunci pada rantai suar Ethereum 2.0 — rantai yang berjalan paralel dengan blockchain Ethereum utama yang pada akhirnya akan bergabung dengan mainnet Ethereum dalam event Merge yang mengubah mekanisme konsensus dari PoW ke PoS.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Departemen Keuangan AS Minta Masukan Publik tentang Manfaat dan Risiko Kripto

Analisis Harga BTC dan ETH di Tengah Tingginya Tingkat Inflasi AS

Inflasi di AS Menyentuh 9,1%, Pasar Kripto Kehilangan $46 Miliar dalam Satu Jam


Pada platform DeFi, stETH sering digunakan sebagai jaminan untuk meminjam ETH. Masalahnya adalah stETH baru-baru ini kehilangan pasaknya terhadap ETH. Dengan aksi jual yang dilakukan pemegang saham dan event Merge yang belum diketahui tanggalnya, membuat stETH tertekan dan terperosok dalam ketidakpastian.

Jadi apa hubungannya dengan Celcius?

Celcius telah mengunci dana pelanggan ke dalam stETH dan depegging stETH akan memicu gelombang penebusan yang memicu krisis likuiditas.

Pindah dari Inggris ke AS

Pada tahun lalu, beberapa regulator negera bagian di Amerika Serikat menyatakan bahwa produk pinjaman kripto dengan bungga tinggi seperti Celsius sebagai sekuritas yang tidak terdaftar.

Per hari ini, enam negara bagian (New Jersey, Texas, Alabama, Kentucky, Washington, dan Vermont) telah mengirim surat penghentian dan penghentian Celsius. Keenam negara tersebut juga secara serentak mulai membuka penyelidikan.

Sementara akibat pengawasan yang ketat, pada 24 Juni 2021, Celsius terpaksa menutup operasinya di Inggris dengan alasan ketidakpastian peraturan.

Selanjutnya Celcius memutuskan pindah ke AS dengan tujuan untuk melebarkan sayapnya dan fokus untuk memperoleh lisensi dan pendaftaran domestik untuk memastikan kelangsungan jangka panjang Celsius dan komunitasnya.

Pada Oktober 2021, Celsius mengumpulkan $400 juta dalam putaran pendanaan yang membawanya ke penilaian lebih dari $3 miliar. Pada bulan November, terungkap bahwa pendanaan telah meningkat menjadi $750 juta setelah kelebihan permintaan kenaikan.

Pada Mei 2022, Celsius mengubah penawaran hadiahnya untuk mematuhi regulator dengan menghapus secara bertahap rekening berbunga tinggi untuk investor AS yang tidak terakreditasi. Pada dasarnya cara ini dinilai bagus yaitu untuk melarang nasabah yang tidak menghasilkan $200 ribu per tahun atau memiliki $1 juta di bank untuk mendapatkan hasil tertinggi.

Petaka Celsius datang hanya sebulan setelah runtuhnya, Terra. Aksi dana keluar terjadi secara massal, di mana miliaran UST dibakar untuk mencetak LUNA dengan kecepatan yang terlalu cepat untuk pegging algorithm yang membuat seluruh ekosistem akhirnya hancur.

Sementara itu banyak aset telah berpindah dari Celsius. Pada paruh pertama tahun 2022 saja jumlah total aset digital yang dikunci pada protokol menyusut dari sekitar $24 miliar menjadi $12 miliar.

Saat ini Celsius memiliki uang tunai sebesar $167 juta yang akan menyediakan likuiditas yang cukup untuk mendukung operasi tertentu selama proses restrukturisasi.

Untuk memastikan kelancaran transisi ke Bab 11, Celsius telah mengajukan serangkaian mosi kepada pengadilan agar perusahaannya dapat terus beroperasi secara normal.

Mosi ini mencakup permintaan untuk membayar karyawan dan melanjutkan tunjangan mereka tanpa gangguan yang diharapkan mendapat persetujuan pengadilan. Celsius tidak meminta otoritas untuk mengizinkan penarikan pelanggan saat ini. Klaim pelanggan selanjutnya akan ditangani melalui proses Bab 11.