Menilik Pergerakan Harga Bitcoin di Tengah Kabar Kurang Sedap dari Tesla

Share :

Portalkripto.com — Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan sempat berada di atas di angin. Pada tanggal 20 Juli 2022, Bitcoin sempat menyentuh harga tertingginya sejak 20 Juni 2022, ke level  di atas $ 24,300. Namun, kabar kurang sedap kembali menghampiri pasar crypto. Salah satu perusahaan raksasa yang mengadopsi Bitcoin, Tesla, mengumumkan telah menjual 75% cadangan BTC di kuartal 2-2022.

Pengumuman perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini membuat pasar bereaksi. Harga Bitcoin kembali melemah dari level tertinggi hariannya di $24.280 menjadi $22.900, sebelum sampai di harga $22.800 saat ini.

Selain itu ada berita tidak sedap lainnya dari salah satu exchange yang memperdagangkan aset kripto yaitu Zipmex. Perusahaan ini  membuat pengumuman bahwa mereka menangguhkan penarikan fiat maupun aset kripto untuk para penggunanya.

Dua hal tersebut menjadikan sentimen yang negatif bagi keseluruhan market aset kripto yang kemungkinan berimbas pada penurunan harga.

Sejumlah analis pun memprediksi pasar masih belum stabil. Jika ditilik menggunakan rentang waktu mingguan, pergerakan Bitcoin masih sangat bearish. Lantas, bagaimana analisis pergerakan Bitcoin di tengah kegamangan pasar dan sentimen negatif yang saat ini menyertainya?

Berikut analisis pergerakan harga BTC berdasarkan candle chart (1D) dan analisis penurunan harga BTC dari analis Portalkripto.com, Arli Fauzi.

BTC/USDT

Kandil harian Bitcoin pagi ini ditutup pada harga $23,223, level tertinggi berada pada harga $23,398 dan level terendah berada pada harga $22,906.

Setelah dua hari mengalami kenaikan, harga Bitcoin pagi ini ditutup lebih rendah dari hari sebelumnya. Pergerakan harga Bitcoin tertahan pada EMA 50 dan terlihat masih berada pada area supply.

Walaupun harga tertinggi pada kandil harian sempat menunjukan indikasi breakout dari area supply tetapi sayangnya harga Bitcoin kembali turun dan ditutup kembali pada area supply-nya.


Kamu Bisa Baca Artikel Lainnya:

Tesla Jual 75% Cadangan Bitcoin, Boncos atau Untung?

Setelah Nyatakan Bangkrut, 3AC Masih Menanggung Utang $3,5 Miliar

Mengaku Keuangannya Sulit, Zipmex Tangguhkan Penarikan Aset


Faktor Teknikal

Penutupan kandil harian pagi ini terlihat membentuk shooting star candle, yang berarti adanya potensi untuk pembalikan arah harga, dan didukung oleh pergerakan harga Bitcoin yang belum mampu untuk breakout dari area supply.

Pergerakan harga Bitcoin pada timeframe 4 jam terlihat masih berada pada bearish flag.

Apabila harga Bitcoin mengalami penurunan, maka titik penurunan harga Bitcoin masih berada pada harga $21,785 sebagai titik retest.

Tetapi jika pada titik retest tersebut terjadi breakdown, akan ada skenario terburuk bahwa kenaikan harga Bitcoin kemarin merupakan bull trap dan kemungkinan harga Bitcoin bisa turun di bawah $20k kembali.

Tetapi apabila pergerakan harga Bitcoin mampu melanjutkan trend naik dan breakout dari area supply, maka target selanjutnya berada pada harga $24,610.

Dilansir dari whale-alert.io, terlihat adanya transaksi perpindahan Bitcoin skala besar pada pagi ini ke Coinbase, yang menjadi indikasi akan adanya aksi jual terhadap Bitcoin yang dipindahkan tersebut.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.