Perusahaan Mining Kanada Jual 3 Ribu BTC untuk Pompa Likuiditas Pasar

Share :

Portalkripto.com — Perusahaan mining (penambangan BTC) asal Kanada, Bitfarms, menjual 3000 bitcoin seharga $62 juta untuk meningkatkan likuiditas.

CFO Bitfarms, Jeff Lucas, mengatakan meskipun telah menjual aset bitcoinnya namun Bitfarms tetap bullish pada kenaikan harga jangka panjang. Perusahannya akan fokus pada pemeliharaan likuiditas BTC melalui operasi penambangannya karena mengantisipasi ekonomi yang lebih baik.

Dia juga mengatakan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai langkah keuangan untuk mendanai pertumbuhan dan operasi sejak Januari 2021, tetapi menjual bitcoin adalah metode termurah untuk meningkatkan likuiditas di pasar saat ini.

Penjualan baru-baru ini dan $37 juta dalam pembiayaan untuk peralatan baru menghasilkan $100 juta likuiditas yang disuntikkan ke dalam perusahaan. Bitfarms menggunakan sebagian dari dananya itu untuk mengurangi utang juta kepada Galaxy Digital LLC sebesar $28 juta, dari $66 menjadi $38 juta. Secara rata-rata, Bitfarms melakukan penambangan 14 bitcoin per hari.

Harga Saham Perusahaan Mining Terpukul

Perusahaan mining harus memikirkan ulang strategi operasionalnya di tengah gejolak di pasar kripto. Bitfarms yang berbasis di Toronto adalah salah satu perusahaan terbuka yang mengalami penurunan suntikan modal karena harga saham mereka turun. Harga sahamnya turun dari $4,27 pada 12 April menjadi $1,39 pada saat berita ini dimuat.

Sementara itu, harga saham perusahaan pertambangan tertua dan paling terkemuka yang berbasis di Colorado, Riot Blockchain, pun anjlok dari sekitar $23 per saham pada 28 Maret 2022, menjadi sekitar $5,30. Sementara saham Marathon Digital Holdings, menyentuh level terendah selama tiga bulan di area $7,41 dari semula sekitar $31 pada akhir Maret.


Kamu Bisa Baca Artikel Lainnya:

Akuisisi Twitter Elon Musk Mendapat Lampu Hijau

Industri Game Berbasis Blockchain Tidak Terpengaruh Crypto Winter


Dibandingkan dengan penambang kelas kakap, penambang yang lebih kecil menghadapi tantangan yang lebih berat untuk mempertahankan profitabilitas

Analis Marathon Digital, Charlie Schumacher, mengatakan penambang kecil menghadapi ancaman dua kali lipat dari harga bitcoin yang lebih rendah dan kenaikan biaya energi. Akibatnya, beberapa perusahaan membatalkan pesanan untuk mesin penambangan baru.

Sementara penambang besar seperti Bitfarms memiliki biaya energi yang tetap, penambang yang lebih kecil seperti Xive harus menutup operasi tertentu ketika bitcoin turun di bawah $25.000.

Data dari Blockchain.com menguatkan teori hashrate penambangan yang turun secara keseluruhan.

Total daya komputasi yang dibutuhkan untuk menambang bitcoin baru turun dari 231.428 exahash/detik pada 12 Juni 2022 menjadi 206,4 EH/dtk pada saat artikel ini ditulis. Hal itu menandakan bahwa penambang perlahan tapi pasti mendedikasikan lebih sedikit sumber daya komputasi untuk menerima lebih sedikit bitcoin.