Susul 3AC, Perusahaan Kripto Voyager Digital Kibarkan Bendera Putih

Share :

Portalkripto.com- Perusahaan pertukaran atau exchanges aset kripto Voyager Digital mengajukan kepailitan alias bangkrut. Perusahaan ini menjadi entitas di industri kripto kedua setelah Three Arrow Capital (3AC) yang bangkrut di tengah hantaman badai winter ini. 

Voyager Digital mengajukan kebangkrutan di Pengadilan Distrik Selatan New York, pada 5 Juli 2022.

Berdasarkan dokumen pengajuan kebangkrutannya, Voyager tengah mengelola atau menyimpan aset bernilai $ 1 hingga $ 10 miliar dari 100.000 nasabah.

Dalam kondisi seperti ini, Voyager sementara menghentikan semua perdagangan di platformnya. Saat ini Voyager tengah mempersiapkan untuk mengembalikan aset nasabah mereka. 

“Melanjutkan akses akun dan mengembalikan nilai kepada pelanggan,” ujar CEO Digital Voyager Stephen Ehrlich di Twitter. “Pelanggan dengan crypto di akun mereka akan menerima pertukaran kombinasi crypto di akun mereka, hasil dari pemulihan 3AC, saham biasa di Perusahaan yang baru direorganisasi, dan token Voyager.”


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Akankah Kenaikan Dolar AS Menekan Harga Bitcoin?

Ethereum Diprediksi Turun 40% di Tengah Ancaman Resesi


Ia pun mengatakan, bahwa perusahaannya akan secara aktif melayani keluhan nasabag dan memulihkan aset mereka yang juga tersimpan di 3AC-yang terlebih dahulu menyatakan kebangkrutan. 

“Bahwa pelanggan dengan setoran USD di akun mereka akan menerima akses ke dana tersebut setelah rekonsiliasi dan proses pencegahan penipuan diselesaikan dengan Metropolitan Commercial Bank,” ujarnya. 

Kesulitan finansial Voyager sudah terasa sejak bulan Mei lalu yang bertepatan dengan runtuhnya jaringan Terra. Pada periode tersebut, aksi jual besar-besaran terjadi di setiap perdagangan aset kripto. 

Kejadian tersebut pun menyeret sejumlah perusahaan pada jurang kebangkrutan. Diantaranya Celsius Netwirk, 3AC, BlockFi, dll.