Terimbas Crypto Winter, OpenSea PHK 20% Pekerjanya

Share :

Portalkripto.com — Marketplace nonfungible token (NFT) OpenSea mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal pada Kamis, 14 Juli 2022. Pengumuman ini menambah daftar panjang perusahaan kripto yang memutuskan untuk mengurangi jumlah pekerjanya selama crypto winter tahun ini.

Pendiri dan CEO OpenSea Devon Finzer di Twitter menyatakan, perusahaannya telah merumahkan 20% dari total karyawan. Menurutnya, keputusan ini diambil sebagai dampak dari crypto winter dan ketidakstabilan ekonomi makro.

“Kami perlu mempersiapkan perusahaan untuk kemungkinan adanya penurunan tajam,” ujarnya, dikutip Cointelegraph.

OpenSea tidak mengonfirmasi jumlah pasti berapa pegawai yang di-PHK atau departemen mana yang paling terpengaruh atas keputusan ini.

Karyawan yang diberhentikan akan menerima uang pesangon selama 12 minggu, mendapatkan dana perawatan kesehatan selama 6 bulan, dan beberapa layanan lainnya.

“Perubahan yang kami buat hari ini menempatkan kami pada posisi bertahan untuk beberapa tahun di bawah berbagai skenario crypto winter dan memberikan kami keyakinan bahwa kami hanya perlu melalui proses ini sekali,” tambahnya.

Meski demikian, Finzer mengaku percaya NFT masih terus akan berkembang lebih luas. “Selama musim dingin ini, kita akan melihat ledakan inovasi di seluruh ekosistem,” katanya.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Analisis Pergerakan Harga BTC dan ETH, 15 Juli 2022

NFT CryptoPunk Satu Ini Berhasil Terjual Rp39 Miliar


Imbas dari Kondisi Pasar

PHK massal yang banyak terjadi menunjukkan kondisi pasar kripto yang memburuk. Kapitalisasi pasar secara keseluruhan bahkan anjlok lebih dari dua per tiganya dari akhir tahun lalu.

Pasar NFT juga mencatat Juni 2022 sebagai bulan terburuk dalam hal perdagangan. Volume perdagangan NFT Ethereum anjlok 73% di bulan ini.

Menurut data dari Dune Analytics, OpenSea biasanya menghasilkan volume perdagangan lebih dari $1 miliar per bulan sejak Agustus 2021 atau rata-rata sekitar $2,5 miliar setiap bulan. Namun, volume itu turun menjadi hanya $695 juta pada Juni lalu.

Fakta bahwa OpenSea -marketplace NFT terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan- memutuskan untuk melakukan PHK, menunjukkan bahwa tidak ada perusahaan yang aman saat ini.

PHK massal telah menjadi hal yang ‘normal’ dalam beberapa bulan terakhir. Platform besar seperti Gemini, Crypto.com, BlockFi, dan Coinbase ikut merumahkan karyawannya. Diperkirakan, 1.700 pegawai di PHK dari perusahaan kripto pada Juni lalu.

Meski demikian, ada juga sejumlah perusahaan yang masih berencana untuk menambah pegawai dalam beberapa bulan mendatang. Mereka yang sudah mengonfirmasi hal itu di antaranya exchange kripto Binance, Kraken, dan FTX.