Tesla Mendulang Cuan Rp 958 Milyar dari Penjualan Bitcoin

Share :

Portalkripto.com– Perusahaan kendaraan listrik Tesla masih mendulang cuang setelah menjual Bitcoin sebanyak 75% dari pembendaharaan mereka. Meski dijual saat kondisi pasar sedang bearish, perusahaan masih mengantungi keuntungan yang direalisasikan sebesar $ 64 juta atau setara dengan kurang lebih Rp 958 milyar.

“Dalam periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022, kami mencatat kerugian penurunan nilai sebesar $170 juta yang diakibatkan oleh perubahan nilai tercatat bitcoin kami dan keuntungan sebesar $64 juta dari konversi tertentu bitcoin menjadi mata uang fiat oleh kami,” tulis perusahaan dalam laporan perkuartal yang ditujukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, atau SEC, pada Senin 25 Juli 2022.

Perusahaan yang dipimpin oleh orang terkaya di dunia, Elon Musk, ini mengumumkan bahwa di kuartal kedua 2022 telah menjual 75% Bitcoin mereka. Setelah sebelumnya pada pertengahan 2021, Tesla pun menjual 10% cadangan Bitcoin nya. 

Tesla melaporkan bahwa kepemilikan Bitcoin dipandang sebagai sebuah cara perusahaan untuk berinvestasi, sama seperti berinvestasi di aset lainnya. Sehingga, pengurangan dan penambahan aset dalam bentuk Bitcoin akan disesuaikan dengan kondisi pasar dan tingkat profitabilitasnya. 

“Seperti halnya investasi apa pun dan konsisten dengan cara kami mengelola kas berbasis fiat dan akun setara kas, kami dapat menambah atau mengurangi kepemilikan aset digital kami kapan saja berdasarkan kebutuhan bisnis dan pandangan kami tentang kondisi pasar dan lingkungan,” tulisa perusahaan.

Setelah menjual 75% pembendaharaan Bitcoin nya, Tesla saat ini masih menyisakan 10.800 BTC di pembukuannya. Berdasarkan data dari Bitcoin Treasuries, nilai total cadangan BTC mereka saat ini bernilai $227 juta jika dihitung dari harga saat ini sekitar $22.000 BTC. 

Tesla mulai berinvestasi pada Bitcoin sejak Februari 2021. Perusahaan ini mengeluarkan modal sekitar $ 1,5 milyar untuk membelanjakan Bitcoin. 

Keputusan Tesla menjual BTC sempat membuat riuh komunitas. Banyak trader atau spekulator yang cemas dengan aksi jual ini. Meskipun pada kenyataanya harga BTC tidak terlalu terdampak dari keputusan Tesla ini. Bitcoin hanya turun 2,5% setelah pengumuman yang dikeluarkan Tesla. 

Bitcoin Bukan Fokus Tesla, Melainkan Credit Carbon

Elon Musk mengatakan bahwa Bitcoin dan crypto asset bukanlah tujuan utama mereka dalam bisnis. Bitcoin dipandang hanya sebagai aset jangka panjang yang dikelola perusahaan. Bagi Tesla cryptocurrency adalah “sampingan” dari tujuan utama Tesla untuk mempercepat munculnya energi yang stabil.

Cryptocurrency bukanlah sesuatu yang banyak kita pikirkan,” katanya.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Bitcoin Bukan Tujuan Utama Tesla, Elon Musk: Sebatas Aset Sampingan

Pertemuan FOMC dan Dampaknya untuk Pasar Kripto

Adopsi Aset Kripto Masih Rendah, Diprediksi Capai 1 Miliar Pengguna di 2030


Tesla mulai menginvestasikan asetnya ke Bitcoin sejak Februari 2021. Saat itu Tesla membelanjakan uangnya sebesar $1,5 miliar ke BTC. Dengan nilai investasi tersebut, Tesla mengantungi 42.000 BTC dengan pembelian di level harga rata-rata $32.000.

Sebelumnya Tesla juga pernah menjual 10% cadangan BTC pada Maret 2021 yang menghasilkan laba bersih $128 juta. Saat itu, Musk mengatakan, penjualan tersebut untuk membuktikan likuiditas Bitcoin sebagai alternatif kepemilikan kas di neraca perusahaan.

Tesla dikenal sebagai perusahaan otomotif yang kerap mengkampanyekan keberlanjutan lingkungan. Hal ini tak lepas dari lini bisnis Tesla yang menjual lisensi atau sertifikat  yang mengijinkan suatu entitas mengeluarkan karbon. Atau istilahnya kredit karbon.

Penjualan kredit karbon ini mendapat keuntungan yang meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan laporan perusahaan tahun 2021, penjualan kredit karbon Tesla mencapai  $679 juta.

Jumlah ini lebih dari dua kali lipat penjualan kuartal sebelumnya sebesar $314 juta dan bahkan jauh lebih tinggi dari penjualan Q1 2021 ( $518 juta ). Penjualan kredit Q2 2021 dan Q3 2021 masing-masing adalah $354 juta dan $279 juta .

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.