Zipmex Aktifkan Fitur Penarikan Setelah Menjadi Sorotan

Share :

Portalkripto.com — Exchange kripto asal Singapura, Zipmex, kembali mengoperasikan fitur penarikan dari platformnya setelah dua hari penangguhan. Namun, fitur transfer, deposit, dan trading masih belum diaktifkan.

Pada Jumat lalu, Zipmex mengatakan pelanggannya di Thailand sudah bisa melakukan penarikan dari wallet. Sementara pelanggan di negara lain baru bisa melakukan penarikan pada Jumat malam.

Zipmex diluncurkan pada September 2019 dan menawarkan layanan perdagangan serta investasi di Thailand, Indonesia, Singapura, dan Australia. Token ZMT milik Zipmex saat ini telah jatuh sekitar 94% dari titik tertinggi sepanjang masa.

Pada Rabu lalu, Zipmex mengumumkan penangguhan penarikan dana imbas dari kondisi pasar yang bergejolak dan kesulitan keuangan. Setelah kebijakan tersebut keluar, exchanges tersebut mendapat tekanan tak hanya dari para penggunanya, melainkan dari pihak otoritas di sejumlah negara.

Komisi Sekuritas dan Exchanges Thailand bahkan sampai berkirim surat kepada Zipmex untuk mempertanyakan penangguhan penarikan tersebut.

Bahkan, kasus ini sampai menyita perhatian media sekaliber The Washington Post. Salah satu media terbesar di Amerika Serikat tersebut melaporkan bahwa Zipmex diambang mengikuti perusahaan kripto yang bangkrut seperti Celsius, 3AC, dan Terra.

Kondisi ini diperparah dengan adanya fakta bahwa Zipmex tidak memiliki lisensi Monetary Authority of Singapore (MAS). Artinya, uang nasabah atau pengguna tidak diasuransikan atau dilindungi secara hukum.

“Ini berarti Anda tidak akan dapat mendapatkan kembali semua uang atau DPT yang Anda berikan ke Zipmex jika bisnis Zipmex gagal,” tulis perusahana dalam situs resminya yang berjudul: “Peringatan Risiko pada Layanan Token Pembayaran Digital”

Zipmex Beri Pinjaman $53 Juta ke Babel dan Celsius

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Facebook, Zipmex mengaku telah memberikan pinjaman ke platform bermasalah seperti Babel Finance dan Celsius Network.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Korea Selatan Tunda Pemberlakuan Pajak Kripto hingga 2025

Menilik Pergerakan Harga Bitcoin di Tengah Kabar Kurang Sedap dari Tesla


Pinjaman yang diberikan Zipmex ke Babel dilaporkan sebesar $48 juta dan ke Celsius $5 juta. Celsius diketahui sudah mengajukan kebangkrutan pekan lalu.

Sumber CoinDesk mengatakan pada Rabu kemarin bahwa Zipmex memberi pinjaman sebanyak $100 juta dari program ZipUp ke Babel Finance.

Namun, juru bicara Babel Finance Jeff Zhao dalam pernyataan resminya mengatakan, jumlah pinjaman Babel jauh lebih kecil meski tidak mengungkapkan berapa total pastinya. “Babel Finance secara aktif bekerja sama dengan Zipmex untuk mencari solusi dan akan berusaha menghindari banyak kerugian pelanggan,” ujarnya.

Babel Finance yang berbasis di Hong Kong sudah menangguhkan penarikan di platformnya pada Juni lalu.

Zipmex saat ini tengah mencoba mendapatkan kembali pinjaman $5 juta dari Celsius dan tengah berdiskusi dengan Babel untuk mendapatkan opsi penyelesaian masalah piutang di antara keduanya.

“Zipmex sedang menjajaki semua jalur yang tersedia termasuk penggalangan dana, tindakan hukum, dan restrukturisasi,” kata perusahaan itu.

Kepala Eksekutif Zipmex (Thailand) Akalarp Yimwilai dalam sebuah video yang telah dihapus di saluran YouTube perusahaan, juga mengatakan perusahannya telah melakukan beberapa pembicaraan dengan investor baru untuk mengumpulkan dana bailout.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.